SIDOARJO (Radarjatim.id) Salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah bekontribusi untuk masyarakat atau melakukan pengabdian pada masyarakat. Kontribusi yang dilakukan kali ini adalah psikososial berbasis psikoreligi. Utamanya terhadap pelajar SMP Sumberwuluh, Kec. Candipuro, Lumajang.
Hal tersebut, sebagai upaya mengatasi dampak yang ditimbulkan bencana erupsi Gunung Semeru tahun 2021. Seperti trauma, stress akibat dampak bencana, prikoreligi adalah upaya penanggulangan dampak bencana berpendekatan agama, melalui dzikir, sholat dan penyuluhan hakikat diri sebagai hamba Allah. “Dengan psikoreligi ini membuat bathin seseorang menjadi tenang,” ungkap Muhlasin Amrullah, S.Ud M.Pd.I selaku penanggungjawab kegiatan, pada (13/4/2022) tadi pagi.

Ia katakan, dalam program pendampingan tersebut diantaranya ada tiga dosen dengan kepakaran yang berbeda. Yakni Ghozali Rusyid Affandi, S.Psi., M.A dengan anggota yang memiliki kepakaran psikologi, ahli dalam melakukan psikososial. “Begitu juga Mahardika Darmawan Kusuma Wardana pakar kependidikan dan publikasi ilmiyah,” terang penangungjawab kegaitan dalam kaitan kepakaran keagamaan.
Menurutnya, kegiatan psikoreligi dilaksanakan untuk pelajar SMP Sumberwuluh, Kec. Candipuro, Lumajang. Bahkan ibu-ibu juga menghendaki adanya psikoreligi di posko-posko kegiatan. Juga di posko MD MC (Muhammadiyah Disaster Manajemen Center). “Masyarakat sangat antusias sekali dengan kegiatan ini. Terbukti ibu-ibu merasa ada tempat curhat terhadap suasana bathin yang dirasakan. Jadi, kondisi masyarakat yang terdampak bencana erupsi mengalami stress dan trauma, setelah dilakukan psikoreligi pelajar dan masyarakat lebih tenang lebih bisa mengendalikan situasi diri,” ungkapnya.

“Pendampingan tersebut kami dilaksanakan berkala, mulai Januari 2022 hingga Maret 2022. Itu semua sebagai bentuk kontribusi akademisi/dosen terhadap kesulitan yang dialami oleh masyarakat. Juga bekerjasama dengan MD MC yang memang sebagai kordinator penanggulanan dampak erupsi Gunung Semeru,” punkgas Muhlasin Amrullah.(mad)







