SURABAYA (RadarJatim.id) – Ir. Erie Heryadi akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPN Inkindo) untuk masa bakti 2022-2026. Owner PT Amythas Jakarta ini menang tipis dalam pemungutan suara pemilihan ketua yang berlangsung dalam acara Musyawarah Nasional Inkindo di Hotel Westin Jl. Raya Lontar, Surabaya, Selasa (6/12) malam.
Dari 294 suara yang diperebutkan, Erie mendapatkan suara terbanyak sebesar 129 suara (43,88%). Sedangkan Ir. H. Syamsul Arivin, MP mendapat 119 suara (40,43%). Imam Hartawan, ST, MT memperoleh 44 suara (14,97%), Ir. Muhammad Dahir tidak mendapat suara (0%), dan tidak sah 2 suara.
Erie Heryadi bukan orang baru di dalam kepengurusan asosiasi perusahaan jasa konsultan itu. Jabatan terakhirnya adalah Wakil Ketua Umum Bidang Pemerintahan, Hubungan Internasional dan Pengembangan Pasar Luar Negeri (WKU PLN) DPN Inkindo. Sebelumnya dia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPN.
Pada pidato pertama setelah pengukuhan, Erie mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dirinya dan semua yang berkontribusi menyukseskan perhelatan empat tahun sekali itu. Menurutnya Munas di Surabaya ini sangat kondusif, berlangsung penuh suka cita, dan meriah. Tetap ada aroma kompetisi tetapi masih dalam suasana kekeluargaan.
Munas Inkindo dihadiri sekitar 500 peserta penuh dan peserta peninjau yang berasal dari dewan pengurus provinsi (DPP) Inkindo yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Mereka berdatangan dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, hingga Papua.
Erie yang mengusung tagline Sinergi dan Kolaborasi untuk Solusi tampaknya berupaya mengakomodasi para kandidat yang berkontestasi malam itu untuk diajak bersatu dalam “kabinet” bersama demi memajukan Inkindo ke depan. Hal itu dibuktikan dengan mengangkat kompetitornya Imam Hartawan sebagai Sekretaris Jenderal DPN dan Muhammad Dahir diajak menjadi salah satu ketua umum.
Tetapi diakui, usahanya belumlah maksimal, karena tidak semua bersedia menerima ajakannya, di antaranya kandidat caketum nomor urut 3. “Tadi Pak Syamsul Arivin sudah saya ajak untuk bergabung bersama di kepengurusan baru DPN, tetapi beliaunya tidak bersedia,” kata Erie.
Dalam kesempatan itu Erie berjanji akan bekerja ntuk memperbaiki Inkindo agar ke depan menjadi lebih baik. Mengajak saling bahu-membahu antara pusat dengan daerah demi memajukan organisasi. “Di samping itu saya berjanji akan menjabat sebagai ketua satu periode saja, cukup satu periode saja,” katanya.
Boleh jadi tekad menjabat satu periode ini akan menjadi semacam “tradisi” di Inkindo, sebab Ketum DPN Inkindo 2018-2022, Ir. H. Peter Frans, juga memilih untuk menjabat satu masa bakti saja, tidak mau maju lagi dalam bursa pemilihan ketua umum untuk periode kedua. Meskipun hal itu dimungkinkan oleh peraturan AD/ART organisasi.
Sementara itu tiga personel pengurus DPP Inkindo Jawa Timur ikut ditarik ke Jakarta untuk memperkuat jajaran DPN, yaitu Dr. Ir. Adi Prawito, MM, MT dan Ir. Darmadjaja, MT, MM, keduanya sebagai wakil ketua umum. Sedang Ir. D. Agus Ariyanto, MT, dipercaya menduduki wakil sekretaris jenderal DPN. (rio)







