• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 21 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kisah Sukses Pemuda Desa Tanjekwagir, Mulai Dari Buruh Pabrik Hingga Menjadi Pengusaha Bakso

by Radar Jatim
19 Juli 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Kisah Sukses Pemuda Desa Tanjekwagir, Mulai Dari Buruh Pabrik Hingga Menjadi Pengusaha Bakso

Karyawan Maju Mapan di Desa Tanjekwagir, Kecamatan Krembung sedang bekerja membuat bakso.

5.4k
VIEWS

SIDOARJO (RadarJatim.id) – M. Abi Khoirul Rizal (40) warga Desa Tanjekwagir, Kecamatan Krembung memilih banting setir menjadi pedagang pentol/bakso setelah 10 tahun bekerja sebagai buruh pabrik makanan olahan di daerah Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Abi mengatakan bahwa dirinya merasa jenuh dan merasa tidak ada peningkatan taraf hidup kalau bekerja di pabrik terus, apalagi kebutuhan hidup terus meningkat setelah dia berkeluarga dan mempunyai anak.

“Saya sudah merasa jenuh dan kebutuhan terus bertambah, akhirnya saya nekat untuk keluar dan buka usaha sendiri,” kata Abi, Selasa (18/07/2023).

Pria tiga anak itu menuturkan bahwa dirinya mengawali usaha bakso itu pada tahun 2015 silam. Ia dibantu istrinya membuat adonan sendiri dengan skill yang didapat saat menjadi buruh pabrik makanan olahan.

Setelah menjadi bakso, dikemas dalam plastik dan dijajakan dengan membawa sepeda motor ke pasar-pasar tradisional yang ada diwilayah Kabupaten Sidoarjo, seperti Pasar Krembung dan Pasar Porong.

“Jujur, satu tahun pertama memang berat. Untung, istri saya tidak pernah mengeluh. Dia selalu mendukung saya,” tuturnya.

Beratnya perjuangan di tahun pertama itu, selain disebabkan baksonya belum diterima pasar, juga pandangan nyinyir dari tetangga, teman bahkan kerabatnya sendiri.

Sebab ia lebih memilih jualan bakso dan meninggalkan perkerjaannya sebagai buruh pabrik yang memiliki penghasilan pasti, bila dibandingkan dengan jualan bakso keliling.

“Tapi saya dan istri tetap optimis, kalau jalan yang kami ambil ini akan menuju kesuksesan,” katanya.

Suami dari Rumiati Alfia (37) itu mengungkapkan bahwa diawal usahanya, ia sama sekali tidak memiliki modal, modalnya hanya nekat dan kejujuran saja.

Sebab bahan-bahan pokok untuk membuat bakso, seperti tepung, daging sapi dan daging ayam, ia dapatkan dari suppplier. “Saya bayar, kalau dagangan sudah laku. Tapi yaaa begitu, sehari tidak sampai 10 kilogram,” ungkapnya.

Setelah menginjak tahun kedua usahanya mulai lancar, produknya sudah diterima pasaran dan permintaan mulai meningkat baik dari wilayah Sidoarjo sendiri maupun dari luar Sidoarjo..

Bahkan usaha bakso yang diberi nama ‘Maju Mapan’ itu sudah mampu memperkerjakan 5 orang dan hingga kini sudah ada 75 orang karyawan yang bekerja borongan.

“Sekarang sudah kirim hampir ke semua kabupaten/kota di Jawa Timur. Bahkan ke Kalimantan juga ada,” ucapnya.

Selain produksi atau jualan bakso yang sudah jadi, perusahaannya juga produksi yang setengah jadi atau yang masih berupa adonan dan berbagai varian, mulai dari daging sapi, daging ayam dan ikan.

“Sekarang kalau lagi ramai, produksinya bisa 5 ton sampai 7 ton setiap hari untuk tiga varian,” tambahnya.

Diprotes Warga Karena Bau Limbah

Bau tak sedap yang disebabkan oleh limbah dari hasil olahan bakso ‘Maju Mapan’ sempat dikeluhkan warga sekitar. “Untung warga sekitar tidak sampai demo, hanya protes saja,” ujarnya.

Bukan karena tidak tanggap terhadap bau yang disebabkan oleh limbah produksinya hingga ada warga menyampaikan protes, namun ia sudah berusaha mencari cara untuk menghilangkan bau tersebut.

Setelah sekian lama berusaha, akhirnya ia bertemu secara tidak sengaja dengan M. Bahrul Amig, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo saat melakukan sosialisasi pengolahan limbah rumah tangga di desanya.

“Disitu saya ngobrol dengan Pak Amiq. Kemudian beliau menyarankan untuk mencoba eco lindi,” terangnya.

Dijelaskan oleh Abi bahwa setelah menggunakan eco lindi yang dituangkan dalam kolam penampungan limbah produksi sesuai dengan takaran, akhirnya bau limbah sudah tidak tercium lagi.

Eco lindi sendiri merupakan air lindi dicampur dengan sisa air tebu (molase), asam sulfat dan katalis organik yang hasilnya terbukti bisa menghilangkan bau tak sedap.

“Alhamdulillah sekarang sudah tidak bau dan tidak ada protes lagi. Beliau juga berpesan kalau sudah habis, langsung disuruh ambil di kantor DLHK,” pungkasnya. (mams)

Related Posts

Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Baitul Amin Kedanyang, KH Zainal Abidin: Jadikan Salat sebagai Solusi Problem Kehidupan

Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Baitul Amin Kedanyang, KH Zainal Abidin: Jadikan Salat sebagai Solusi Problem Kehidupan

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) - Panitia Peringatan...

Driver Taksi Online Meninggal Saat Hendak Antar Jamaah Umrah di Perum Citra Garden Sidokepung Buduran Sidoarjo, Ini Kronologinya

Driver Taksi Online Meninggal Saat Hendak Antar Jamaah Umrah di Perum Citra Garden Sidokepung Buduran Sidoarjo, Ini Kronologinya

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

SAKIT: Driver taksi online meninggal...

Bekali Siswa Hadapi Peluang Karier, SMAMIO Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia

Bekali Siswa Hadapi Peluang Karier, SMAMIO Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- SMA Muhammadiyah...

Load More
Next Post
Siap Tarung di Pemilu 2024, Partai Ummat Gresik Perkuat Konsolidasi dan Bekali Strategi Khusus kepada Bacaleg

Siap Tarung di Pemilu 2024, Partai Ummat Gresik Perkuat Konsolidasi dan Bekali Strategi Khusus kepada Bacaleg

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In