SIDOARJO (RadarJatim.id) Sebagai sekolah berbasis pesantren Tahfiz Al-Qur’an yang bervisi menyiapkan generasi pemimpin Indonesia yang hafal Al-Qur’an, berjiwa nasionalis, dan berkompetensi global, MA DAFI Sidoarjo yang berlokasi di Jalan Putra Bangsa No.1 Anggaswangi, Sukodono, Sidoarjo senantiasa membangun kinerja unggul para SDMnya. Sehingga, tidak hanya para santrinya, namun juga para gurunya kerap kali panen prestasi.
Kali ini, kabar membanggakan datang dari Ustadzah Yuni Yulianti, S.Pd.,M.TESOL, yang lolos dalam seleksi kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Guru Bahasa Inggris MA DAFI ini bahkan lolos dalam 2 kegiatan tingkat nasional sekaligus.

Ustadzah Yuni Yulianti lolos pada seleksi nasional Guru Madrasah Menulis (Penguatan Publikasi Ilmiah Guru Madrasah), yang merupakan salah satu program unggulan yang digalakkan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Kegiatan ini disatukan dengan pelaksanaan The 4th International Symposium on Education (ISOE) 2023, yang dilaksanakan selama 3 hari, 31 Oktober – 02 November 2023 di Sapphire Sky Hotel and Conference, BSD Tangerang, Banten.

Dilansir dari laman pendis.kemenag.go.id. dan kemenag.go.id, Bapak Dr. Anis Masykur, selaku Kasubdit Bina GTK Madrasah Kemenag, menerangkan bahwa hanya 145 artikel yang lolos terpilih dari total 887 artikel guru seluruh Indonesia yang telah diserahkan ke Kemenag. Seluruh penulis dari 145 artikel tersebut diundang untuk mempresentasikan artikelnya dan selanjutnya disempurnakan sesuai standar jurnal bersitasi untuk dipublikasikan di jurnal – jurnal PTKIN yang telah diberikan mandat.
“Alhamduliallah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan luar biasa ini. Karena selain bisa mengembangkan potensi dan passion saya di bidang kepenulisan artikel imiah, sy bisa mengenalkan MA DAFI di tingkat nasional, dan mempresentasikan artikel ilmiah saya yang bertema Pendidikan Islam Transformatif dengan mengangkat topik salah satu program unggulam MA DAFI beserta kontribusinya dalam meningkatkan kompetensi abad ke-21 peserta didik.”, tutur ustadzah Yuni.
“Selain itu, saya juga bisa belajar langsung dari akademisi yang berkompeten, bersilaturrohim secara langsung dengan guru – guru hebat dari seluruh wilayah nusantara, dan yang tak kalah penting bisa mengais ilmu langsung dari Bapak Dr. Muhammad Zain, Direktur Jenderal GTK Madrasah Kemenag, sebagai keynote speaker pada ISOE kali ini. Selama ini, saya hanya tau foto dan tandatangan beliau. Semoga ilmu yang saya dapatkan dari kegiatan ini bermanfaat untuk saya, anak – anak didik saya, dan juga sekolah”, tambahnya.
2 pekan sebelumnya, Guru Bahasa Inggris MA DAFI yang berjiwa pembelajar ini juga lolos dalam seleksi Sertifikasi Guru Content Creator yang juga diselenggarakan oleh Pendis Kemenag bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Vokasi Universitas Indonesia. Pada kegiatan sertifikasi Batch 2 yang diselenggarakan selama seminggu pada 16 – 23 Oktober 2023 tersebut, ada 50 orang guru yang terpilih dari total pendaftar 800 orang. Pada kegiatan itu, guru Bahasa Inggris MA DAFI ini tersertifikasi kompeten, dan harapannya ia bisa menularkan kompetensi dan literasi digitalnya tersebut kepada peserta didik.
Selain ustadzah Yuni, diberitakan sebelumnya bahwa ada 3 guru MA DAFI yang lolos pada seleksi kegiatan unggulan lain yang juga diselenggarakan oleh Kemenag. Ke depannya, dengan kualitas SDM dan prestasi – prestasi yang membanggakan baik dari para santri dan gurunya, MA DAFI optimis akan menjadi sekolah unggulan yang semakin berkualitas dan berdaya saing di kancah nasional. (RJ1/RED)







