SURABAYA (RadarJatim.id) Elektabilitas pasangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka konsisten meningkat tajam mengalahkan Ganjar-Mahfud di Jawa Timur (Jatim). Seperti terlihat dari hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) periode 27 Oktober – 1 November 2023.
Pada simulasi tiga pasangan menurut wilayah memperlihatkan elektabilitas Prabowo-Gibran menduduki posisi teratas dengan 49.0 persen, naik 11,6 persen yang sebelumnya hanya 37,4 persen. Sementara Ganjar-Mahfud dari posisi pertama yakni 43,2 persen turun ke urutan kedua dengan hasil 30,0 persen.
“Untuk simulasi pasangan menurut wilayah, Prabowo-Gibran unggul di sebagian besar basis wilayah seperti Jawa Timur,” kata Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dalam keterangannya Senin (13/11/2023).
Sementara itu, untuk elektabilitas yang dimiliki Anies-Muhaimin 16,2 persen berada di posisi ketiga. Diketahui, peningkatan elektabilitas Prabowo-Gibran terpantau pada awal bulan Oktober 2023. Namun, untuk Ganjar-Mahfud terjadi penurunan elektabilitas dengan bulan yang sama.
Menurut data temuan survei, ungkap dia, salah satu faktor elektabilitas Prabowo – Gibran melonjak signifikan di Jawa Timur lantaran dukungan besar dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Bahkan mampu mengalahkan para pesaingnya pada pilpres mendatang.
Pada simulasi menurut organisasi Islam, elektabilitas Prabowo-Gibran menduduki puncak sebesar 43,6 persen. Ungguli Ganjar-Mahfud yang hanya mendapatkan 35,0 persen, dan Anies-Muhaimin 17,7 persen.
“Prabowo-Gibran ini elektabilitas juga unggul di pemilih basis Islam, seperti kalangan NU,” tambah Burhanuddin.
Tambahan informasi, survei yang dilakukan Indikator Politik ini memiliki tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Ditambah menggunakan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka. (RJ08/RED)







