SIDOARJO (RadarJatim.id) – Forum Komunikasi Cabang Olahraga (Cabor) menemui Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo untuk menyampaikan rencana Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Kepengurusan Komite Nasional Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidoarjo.
Ada 29 Cabor dari 47 Cabor aktif sudah menyatakan kesepakatan untuk menggelar Musorkablub KONI Sidoarjo, setelah prestasi olahraga di Kabupaten Sidoarjo turun drastis dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2025 kemarin.
Tidak hanya itu saja, jajaran kepengurusan KONI Sidoarjo dianggap gagap komunikasi dengan Cabor-cabor yang berada dibawah naungannya serta tidak adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran pembinaan.
Usai hearing dengan Komisi D DPRD Sidoarjo, Samsul Hadi, Koordinator Forum Komunikasi Cabor mengatakan bahwa ada 29 pengurus Cabor yang menghendaki adanya Musorkablub KONI Sidoarjo, Selasa (28/10/2025).
“Sudah ada 29 dari 47 Cabor yang mendukung Musorkablub (KONI Sidoarjo, red). Berdasarkan AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, red) sudah memenuhi,” katanya.
Selain itu pihaknya sudah 2 kali melakukan koordinasi dengan pengurus KONI Provinsi Jawa Timur (Jatim) terkait rencana akan diadakannya Musorkablub KONI Sidoarjo dalam waktu dekat ini.
Menurut pengakuan Samsul Hadi bahwa KONI Provinsi Jatim menyerahkan sepenuhnya kepada KONI Sidoarjo apabila diadakan kepengurusan melalui Musorkablub.
“Sudah 2 kali kita kesana, dan KONI Jatim menyerahkan sepenuhnya kepada KONI Sidoarjo. Tinggal koordinasi dengan pimpinan Sidoarjo, dengan Pak Bupati dan Bu Wabup (Wakil Bupati, red) Sidoarjo ya!,” ujarnya.
Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, H. Damroni Chudlori mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh Forum Komunikasi Cabor untuk melakukan Musorkablub KONI Sidoarjo.
“Kami Musorkablub (KONI Sidoarjo, red) bukan tidak suka kepada seseorang atau individu tertentu. Tapi, semua ini demi prestasi olahraga di Kabupaten Sidoarjo semakin lebih baik lagi. Karena selama ini, Sidoarjo dikenal dengan prestasi olahraga dan pemasok para atlet berprestasi di tingkat regional, nasional dan internasional,” terangnya.
Ia juga meminta kepada Forum Komunikasi Cabor KONI Sidoarjo untuk menjalin komunikasi dengan Bupati dan Wabup Sidoarjo serta dengan KONI Jatim agar Musorkablub KONI Sidoarjo ini bisa berjalan lancar sesuai AD/ART yang berlaku.
“Laksanakan sesuai AD/ART. Jalin komunikasi dengan KONI Provinsi (Jatim, red) dan Kepala Daerah agar Musorkablub terlaksana dengan cepat dan sesuai AD/ART,” pinta politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Kecamatan Tulangan itu.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, H. Bangun Winarso yang ikut mendukung pelaksanaan Musorkablub KONI Sidoarjo dalam waktu dekat ini.
Namun politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Kecamatan Krian itu meminta agar dalam memilih Ketua KONI Sidoarjo ke depan, harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan, keinginan anggota serta dari semua kalangan secara proporsional.
Ketua beserta jajaran pengurus KONI Sidoarjo tidak hanya tahu soal masalah teknis dalam kompetisi olahraga saja, namun hal-hal yang berhubungan dengan non teknis juga harus dikuasai dan dipahami.
“Ketua dan jajaran pengurus (KONI Sidoarjo, red) yang baru nanti, profesional dan tahu soal masalah teknis dan non teknis dalam kompetisi olahraga,” sampainya. (mams)







