SIDOARJO (RadarJatim.id) – Erupsi Gunung Semeru yang terjadi di Kabupaten Lumajang, Propinsi Jawa Timur (Jatim) menyebabkan jatuhnya korban jiwa, luka-luka serta memaksa ribuan warga mengungsi dari wilayah terdampak.
Letusan yang memicu awan panas guguran dan hujan abu tebal melanda sejumlah desa dilereng Gunung Semeru, termasuk Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Berdasarkan laporan otoritas penanganan bencana daerah, puluhan warga dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka bakar, serta cedera akibat terjangan awan panas dan material vulkanik.
Banyak juga warga yang dinyatakan hilang, karena rumah dan area permukiman mereka yang tertimbun material letusan Gunung Semeru.
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) turun ke jalan untuk menggalang donasi sebagai kepedulian dan solidaritas terhadap korban erupsi Gunung Semeru.
M. Rizky Davin, Ketua PMII Komisariat Lintang Songo Unusida mengatakan bahwa penggalangan donasi untuk korban Semeru merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan Ormawa Unusida, Kamis (4/12/2025) kemarin.
“Kami menyelenggarakan aksi kemanusiaan ini sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Bencana ini telah menyebabkan banyak warga kehilangan keluarga, tempat tinggal, harta benda serta memaksa ribuan orang untuk mengungsi dalam kondisi serba terbatas,” katanya.
Dijelaskan oleh Rizky Davin bahwa pihaknya tidak hanya turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana bagi korban erupsi Gunung Semeru. Namun, pihaknya juga membuka Posko Aksi Kemanusiaan di Kampus Unusida yang berada di jalan Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo.
Pembukaan Posko Aksi Kemanusiaan bagi korban Semeru dimaksudkan untuk mempermudah bagi para donatur yang ingin memberikan bantuan, baik yang berupa barang, sembako atau dana dan lain-lainnya.
“Melalui aksi ini, kami bertujuan untuk menggalang bantuan dan dukungan nyata yang berupa kebutuhan logistik serta bantuan dana untuk membantu proses pemulihan para korban. Kami percaya bahwa dengan bergandengan tangan, kita dapat meringankan beban mereka yang saat ini sedang menghadapi situasi sulit,“ jelasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh M. Rafli Afandi, Presiden Mahasiswa Unusida bahwa pihaknya berkomitmen untuk untuk mengumpulkan bantuan yang dapat meringankan kebutuhan para penyintas, mulai dari makanan, dana maupun yang berupa barang.
“Kami percaya bahwa kepedulian bersama mampu menjadi kekuatan besar dalam membantu mereka bangkit kembali,” sampainya.
Untuk itu, dirinya mengajak semua elemen masyarakat agar terketuk hatinya menyisihkan sebagian harta bendanya untuk membantu para korban bencana erupsi Gunung Semeru.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi, sekecil apa pun bentuknya. Solidaritas kita adalah harapan bagi saudara-saudara kita di Semeru,“ ajaknya. (mams)







