• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Ormas

Refleksi Akhir Tahun Kader Muhammadiyah: Ahmad Labib Ingatkan Kemurnian Gerakan, Dubes Hajriyanto Soroti Keunggulan Muhammadiyah di Mata Dunia

by Radar Jatim
25 Desember 2025
in Ormas
0
Refleksi Akhir Tahun Kader Muhammadiyah: Ahmad Labib Ingatkan Kemurnian Gerakan, Dubes Hajriyanto Soroti Keunggulan Muhammadiyah di Mata Dunia
23
VIEWS

GRESIK (RadarJatim.id) — Muhammadiyah kembali dilabeli sebagai salah satu kekuatan strategis bangsa yang memiliki peran penting, tidak hanya dalam konteks keumatan dan kebangsaan, tetapi juga dalam pandangan dunia internasional.

Penegasan ini mengemuka dalam Refleksi dan Dialog Kebangsaan yang menghadirkan Ahmad Labib, anggota DPR RI Komisi VI, bersama pimpinan dan kader Pemuda Muhammadiyah Gresik dan Lamongan, serta masyarakat Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Rabu (25/12/2025).

Dalam forum tersebut, Ahmad Labib menyampaikan harapan besar agar Muhammadiyah —khususnya kader mudanya— tetap menjaga kemurnian gerakan dan tidak terjebak dalam praktik politik pragmatis yang berpotensi merusak marwah persyarikatan.

“Pemuda Muhammadiyah memiliki peran strategis sebagai penjaga moral dan stabilitas sosial. Jangan sampai suksesi kepemimpinan di Muhammadiyah meniru praktik politik praktis. Jika jabatan diperebutkan, itu tanda bahaya bagi organisasi,” tegas Labib.

Ia menekankan, bahwa sejak awal berdirinya, Muhammadiyah bukanlah gerakan politik, melainkan gerakan dakwah dan tajdid yang berorientasi pada pengabdian umat. Karena itu, menurutnya, penting untuk melakukan pemetaan peran kader secara jernih dan dewasa.

“Harus dipisahkan secara tegas: mana kader politik, kader organisatoris, kader mubaligh, kader intelektual, dan kader profesional. Semua penting, tapi jangan dicampuradukkan hingga merusak ruh gerakan,” ujarnya.

Labib juga mengingatkan, bahwa kekuatan Muhammadiyah terletak pada integritas jamaahnya. Ia mencontohkan sejarah masa Orde Baru, ketika Muhammadiyah dipercaya negara, karena kualitas, moralitas, dan kemandiriannya, sehingga banyak kader dipercaya menduduki posisi strategis untuk membantu pembangunan nasional.

Gerakan Langka di Mata Dunia
Pandangan Ahmad Labib tersebut sejalan dengan perspektif global yang disampaikan Drs Hajriyanto Y. Thohari, MA, Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon yang hadir dalam pertemuan tersebut. Hajriyanto menilai, bahwa Muhammadiyah merupakan fenomena yang hampir tidak ditemukan di luar negeri.

“Di banyak negara, peran pendidikan, kesehatan, dan sosial dijalankan oleh institusi yang berbeda. Muhammadiyah mampu merangkum semuanya dalam satu gerakan yang hidup dan berkelanjutan. Ini sangat khas Indonesia dan langka di mata dunia,” ungkap Hajriyanto.

Menurutnya, Muhammadiyah bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi gerakan sosial yang menyatu dengan kehidupan masyarakat. Sekolah, rumah sakit, universitas, hingga gerakan kemanusiaan dijalankan secara konsisten dengan spirit keikhlasan dan kemandirian.

Di tengah meningkatnya krisis kepercayaan terhadap institusi global dan menguatnya ekstremisme, Hajriyanto menilai model Muhammadiyah justru semakin relevan.

“Islam yang rasional, berkemajuan, dan berpihak pada kemanusiaan seperti yang dipraktikkan Muhammadiyah adalah contoh nyata. Ini bukan sekadar wacana, tetapi praktik yang sesungguhnya dibutuhkan dunia,” jelasnya.

Tantangan Kader Muda Muhammadiyah
Baik Labib maupun Hajriyanto sama-sama menegaskan, bahwa tantangan Muhammadiyah ke depan bukan soal eksistensi, melainkan bagaimana menjaga relevansi, kemandirian, dan integritas gerakan di tengah perubahan zaman.

Apa yang selama ini dianggap biasa oleh kader di tingkat lokal, sejatinya merupakan aset besar dan langka dalam perspektif global. Karena itu, kader muda Muhammadiyah didorong untuk terus memperkuat kapasitas diri, kemandirian ekonomi, serta menjaga jarak sehat dengan kepentingan politik praktis.

Menutup refleksinya, Labib menitipkan pesan agar kader Muhammadiyah terus menjaga kedaulatan gerakan.

“Dorong kader untuk kreatif dan mandiri. Jika jamaah kuat secara ekonomi, maka Muhammadiyah akan tetap berdaulat, bermartabat, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan kemanusiaan,” pungkasnya. (fal/har)

Tags: Ahmad LabibDubes HajriyantokaderKemurnian GerakanKeunggulan MenduniamuhammadiyahRefleksi Akhir Tahun

Related Posts

Kader Adiwiyata SMA Al Muslim Lakukan Penghijauan di Bantaran Sungai Driyorejo

Kader Adiwiyata SMA Al Muslim Lakukan Penghijauan di Bantaran Sungai Driyorejo

by Radar Jatim
12 Januari 2026
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Dalam rangka...

Siapkan Generasi Berkompetensi Global,  SMAMIO Gresik Siapkan Model Pembelajaran Internasional

Siapkan Generasi Berkompetensi Global, SMAMIO Gresik Siapkan Model Pembelajaran Internasional

by Radar Jatim
8 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) --  Langkah besar...

Bawa Pesan Presiden Prabowo Terkait Empat Pilar Kebangsaan, Ahmad Labib Roadshow ke Gresik Utara

Bawa Pesan Presiden Prabowo Terkait Empat Pilar Kebangsaan, Ahmad Labib Roadshow ke Gresik Utara

by Radar Jatim
22 Desember 2025
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- Anggota Komisi...

Load More
Next Post
Guru MI Ma’arif Pagerwojo Raih Anugerah Guru NU Menulis 2025

Guru MI Ma’arif Pagerwojo Raih Anugerah Guru NU Menulis 2025

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sehari Pasca-Kunjungan Jokowi, KEK JIIPE Manyar Didemo Ratusan Massa Sekber Gresik, Protes Rendahnya Serapan Tenaga Kerja Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In