SIDOARJO (RadarJatim.id) — Dua penghargaan istimewa telah diraih oleh SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo di penghujung tahun 2025 ini. Pertama SMK Negeri 2 Buduran berhasil meraih juara I Lomba Video Moderasi Beragama berjudul ‘Ratu Bilqis’ (Generasi Bersatu Beilmu Berakhlaq Menuju Indonesia Sejahtera), yang diselenggarakan oleh Kemenag Kabupaten Sidoarjo 2025.
Kedua adalah Abdullah Musyafak,S.Pd.I, M.Pd.I guru PAI (Pendidikan Agama Islam) SMK Negeri 2 Buduran juga berhasil menjadi juara I Lomba Game Pembelajaran PAIS 2025, yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Islam Jawa Timur.
Lomba tersebut dalam rangka mendorong inovasi pembelajaran berbasis digital Bidang PAIS, juga sebagai ajang kompetisi dan apresiasi karya inovasi guru PAI pada sekolah pada tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK negeri dan swasta se Jawa Timur.
Dengan mengambil tama “Berinovasi dengan Game: Membangun Pembelajaran Digital Masa Depan” hasilnya telah direlease tanggal 31 Desember 2025.

Tujuannya, selain untuk mendorong kreativitas guru dalam merancang media pembelajaran berbasis digital. Juga untuk menciptakan karya pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan relevan. Serta menyediakan wadah kompetisi sehat antar-guru PAI di Jawa Timur.
Kepala SMK Negeri2 Buduran, Dra. Mariya Ernawati, MM mengucapkan rasa syukur, dipenghujung tahun 2025 sekolahnya meraih prestasi yang membanggakan. “Alhamdulillah di penghujung tahun 2025 ini SMK Negeri 2 Buduran borong prestasi dari Kemenag Sidoarjo dan Kanwil Kemenag Jawa Timur. Kami berikan apresiasi yang setinggi-tinggi atas prestasi yang istimewa ini,” tuturnya, pada (1/1/2026) siang.
Jadi untuk Moderasi Beragama di sekolah kami adalah sebuah sarana pemersatu seluruh keluarga besar SMK Negeri 2 Buduran. “Perbedaan bukan pemecah, berbedaan adalah pemersatu. Semoga prestasi ini mendorong warga sekolah untuk terus semangat berkarya beribadah mewujudkan generasi emas cerdas berkarakter,” tegas Bu Mariya_sapaan akrabnya.
Usai ditetapkan sebagai Juara I untuk jenjang SMK se Jawa Timur, Abdullah Musyafak menceritakan, pada tanggal 10 Desember 2025, karyanya Game Pembelajaran dengan nama Mawaris Explorer, yakni game pembelajaran tentang Ilmu Faraidh (cabang ilmu pembagian warisan) dinyatakan lolos sebagai peserta yang mewakili Kabupaten Sidoarjo ditingkat Provinsi Jawa Timur.
Langkah selanjutnya adalah mengunggah video demo di Instagram dan Tiktok, juga unggah file Program ke link Google Drive yang disediakan panitia sebagai tahapan seleksi administrasi dan teknis.
“Penilaian diawali dengan pemeriksaan kelengkapan identitas, orisinalitas karya, dan kesesuaian durasi,” terangnya.
Dengan ketekunan, support dan doa dari Ibu Dra. Hj. Mariya Ernawati, MM, selaku Kepala SMKN 2 Buduran Sidoarjo. Tanggal 29 Desember Abdullah Musyafak dinyatakan lolos menjadi 6 besar peserta yang masuk babak final.
Tanggal 30 Desember 2025 menyampaikan presentasi dan Kampanye karya secara Daring dihadapan dewan juri dan para peserta.
Dipenghujung tahun 2025, tanggal 31 Desember, diterbitkan release surat resmi dari Kementerian Agama Provinai Jawa Timur pengumuman peserta terbaik dalam event bergengsi Pembuatan Game Pembelajaran tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025.
“Dan Abdullah Musyafak dinyatakan sebagai Juara 1 pada jenjang SMK,” ungkap guru PAIS SMK Negeri 2 Buduran ini pada (1/1/2026) pagi.

“Setelah dinyatakan sebagai Juara 1, saya semakin termotivasi untuk lebih kreatif, dan inovatis mengembangkan kompetensi diri sebagai guru PAI,” ujarnya.
“Langkah kedepannya terus berupaya menjadi lebih baik, dan membuat terobosan, inovasi dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi digital untuk pengembangan pembelajaran agama di sekolah,” pungkasnya.
Disamping piawai dalam pembuatan game pembelajaran, Abdullah Musyafak juga pernah dinobatkan sebagai guru inovatif tahun 2025 dan Guru Penulis Non Fiksi 2024.(mad)







