• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Pertanian

Tasyakuran Swasembada Pangan, Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi

by Radar Jatim
7 Januari 2026
in Pertanian
0
Tasyakuran Swasembada Pangan, Sekda Gresik Dorong Industrialisasi Pertanian Berbasis Teknologi
37
VIEWS

GRESIK (RadarJatim.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperkuat komitmen mendukung swasembada pangan nasional melalui penerapan teknologi dan industrialisasi pertanian. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rahman saat menghadiri Tasyakuran Swasembada Pangan di Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional melalui Zoom meeting bersama Presiden Prabowo Subianto, yang diikuti seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Di Kabupaten Gresik, kegiatan terpusat di Ruang Putri Cempo Gresik dan Desa Prupuh, Kecamatan Panceng.

Sekda Washil menyampaikan, bahwa swasembada pangan merupakan salah satu prioritas nasional yang harus didukung secara kolaboratif dari pusat hingga desa. Menurutnya, konsep pertanian modern berbasis alat dan teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Beberapa negara telah berhasil memperkuat ketahanan pangan melalui industrialisasi pertanian. Ini bisa kita tiru dan kembangkan di Gresik. Pertanian tidak lagi hanya mengandalkan tenaga manual, tetapi didukung alat, teknologi, dan sistem irigasi yang berkelanjutan,” tegas Sekda Washil.

Ia mencontohkan penerapan irigasi perpipaan di Bawean, yang memanfaatkan Danau Kastoba dan sejumlah mata air. Program tersebut terbukti mampu meningkatkan intensitas tanam dari satu kali panen menjadi dua hingga tiga kali panen dalam setahun.

Konsep serupa, lanjutnya, juga mulai diterapkan di wilayah Gresik Utara melalui irigasi perpipaan berbasis pompa, dengan sistem tandon dan pipa PE yang memiliki ketahanan jangka panjang. Teknologi ini diharapkan mampu mengatasi keterbatasan air serta meningkatkan hasil pertanian.

“Terkait hasil panen, Alhamdulillah sinergi antarprogram mulai terlihat. Di wilayah ini, komoditas jagung sangat menonjol dan berpotensi dikolaborasikan dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk pengembangan agribisnis. Sinergi dari pusat hingga desa harus terus diperkuat agar program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Prupuh, Musholin, dalam sambutannya menekankan besarnya potensi jagung sebagai komoditas unggulan Desa Prupuh dan Kecamatan Panceng. Ia menyampaikan bahwa lahan kelompok tani hutan yang kini dikelola masyarakat sangat cocok untuk pengembangan jagung sebagai penopang ketahanan pangan.

“Potensi jagung di Desa Prupuh sangat bagus. Selain tanaman pangan, kami juga mengembangkan sektor peternakan karena ketersediaan pakan yang melimpah. Ke depan, melalui KDMP, kami berencana mengembangkan peternakan sapi,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Camat Panceng, Kapolsek Panceng, Danramil Panceng, Kepala Desa se-Kecamatan Panceng, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Koordinator Penyuluh wilayah Panceng, Bungah, dan Ujungpangkah, Gapoktan Kecamatan Panceng, serta Ketua KTH Desa Prupuh.

Dari sisi capaian produksi, luas tanam pertanian di Kabupaten Gresik terus menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2024, luas tanam tercatat sebesar 76.568,40 hektare dan meningkat menjadi 80.540,80 hektare pada tahun 2025, atau bertambah sekitar 3.972,40 hektare. Seiring dengan itu, luas panen juga meningkat dari 67.083,40 hektare pada tahun 2024 menjadi 76.565,40 hektare pada tahun 2025, atau naik sekitar 9.482,40 hektare.

Peningkatan tersebut diikuti dengan kenaikan produktivitas, dari 6,26 ton per hektare pada tahun 2024 menjadi 6,28 ton per hektare pada tahun 2025. Dengan capaian tersebut, total produksi gabah di Kabupaten Gresik mencapai sekitar 419.961 ton, yang setara dengan kurang lebih 281.508 ton beras.

Pemerintah juga memberikan keberpihakan kepada petani melalui kebijakan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga sekitar 20 persen. Harga pupuk urea turun dari Rp 112.500 menjadi Rp 90.000 per zak, sedangkan pupuk NPK turun dari Rp 115.000 menjadi Rp 92.000 per zak. Selain itu, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram untuk gabah dan Rp 5.500 per kilogram untuk jagung guna menjaga stabilitas harga hasil panen petani. (sto)

Tags: Industrialisasi PertanianSwasembada PanganTasyakuran

Related Posts

Swasembada Pangan Bukti Keberhasilan Strategi Ketahanan Nasional Pemerintahan Presiden Prabowo

Swasembada Pangan Bukti Keberhasilan Strategi Ketahanan Nasional Pemerintahan Presiden Prabowo

by Radar Jatim
8 Januari 2026
0

JAKARTA (RadarJatim.id) – Presiden Prabowo...

Golkar Gresik Tasyakuran atas Gelar Pahlawan H M. Soeharto, Atek Ridwan Harap Ada Dampak Positif Ke Partai Golkar

Golkar Gresik Tasyakuran atas Gelar Pahlawan H M. Soeharto, Atek Ridwan Harap Ada Dampak Positif Ke Partai Golkar

by Radar Jatim
12 November 2025
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- DPD Partai...

Lewat Penanaman Jagung Serentak, Sinergi Polri dan SMK Muhammadiyah 5 Gresik Wujudkan Swasembada Pangan

Lewat Penanaman Jagung Serentak, Sinergi Polri dan SMK Muhammadiyah 5 Gresik Wujudkan Swasembada Pangan

by Radar Jatim
8 Oktober 2025
0

GRESIK (RadarJatim.id) — Upaya mewujudkan...

Load More
Next Post
Gelar Raker, Foskam Jatim Matangkan Program Kerja untuk Perkuat Sinergi dan Daya Saing Sekolah

Gelar Raker, Foskam Jatim Matangkan Program Kerja untuk Perkuat Sinergi dan Daya Saing Sekolah

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sehari Pasca-Kunjungan Jokowi, KEK JIIPE Manyar Didemo Ratusan Massa Sekber Gresik, Protes Rendahnya Serapan Tenaga Kerja Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In