SIDOARJO (RadarJatim.id) — Program Expo Campus 2026 yang telah diselenggarakan di SMA Negeri 2 Sidoarjo dikemas dengan sedemikian rupa, dengan berbagairagam cara agar siswa tidak jenuh, namun terus bersemangat dan termotivasi untuk menuju jejang perguruan tinggi, khusus bagi siswa kelas XII.
Expo Campus bertemakan ‘Campek SMANDA 2026’ salah satunya kegiatan yang menarik adalah Talkshow tentang kuliah tanpa biasa alias gratis, yakni dengan memanfaatkan sebanyak-banyaknya program beasiswa. Baik program beasiswa dari pemerintah maupun beasiswa dari swasta.
Kegiatan talkshow yang dilaksanakan di Ruang Praditha SMA Negeri 2 Sidoarjo, pada (15/1/2026) pagi dengan menghadirkan para alumni yang berprestasi, yakni Muhamma Ega Mualana peraih Golden Ticket Unair Jurusan Kedokteran Gigi dan Zatria Jabar Anggoro yang memanfaatkan beasiswa dari pihak perusahaan swasta, dan Muhammad Fajar Rizky sebagai Ketua Hima, memberikan pengelamannya tentang berorganisai di kampus.
Muhammad Ega Maulana menceritakan pengalamannya mendapatkan beasiswa AMN (Asrama Mahasiswa Nusantara), yang merupakan program beasiswa strategis pemerintah Indonesia untuk mempersatukan mahasiswa D4/S1 dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami mendapatkan fasilitas yang mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, asrama lengkap, BPJS Kesehatan, serta pembinaan karakter kebangsaan dan pengembangan diri intensif. Alhamdulillah, saya bersyukur sekali, namun untuk mendapatkan itu juga tidak mudah,” jelasnya.
Begitu juga Zatria Jabar Anggoro yang mengungkapkan waktu ikut tes agar mendapatkan beasiswa dari perusahaan swasta juga sangat berat. “Misal, sertifikasi yang kita lampirkan itu diuji langsung, jadi kita mendapatkan sertifikat itu dari proses yang benar atau sekedar mendapatkan kertasnya,” ungkap Anggoro yang pernah mengikut 9 program beasiswa.
Cahyani siswi kelas XII 1 usai mengikuti program talkshow mengaku sangat senang sekali, banyak sekali ilmu baru, termasuk ungkapan pengalaman kakak mahasiswa tentang perguruan tinggi, hingga bagaimana caranya agar bisa kuliah secara gratis.
“Caranya adalah dengan memanfaatkan, atau terus mengikuti program-program beasiswa yang sudah banyak dilakukan oleh para mahasiswa, kakak kelas kita. Saya jadi semangat dan termotivasi,” ungkap Cahyani yang sudah mempunyai pilihan di jurusan Agroteknologi Pertanian.

Ketua Pelaksana Expo Campus dengan tema ‘Campex SMANDA 2026’ Rafly Harithmansyah dengan menghadirkan teman-teman mahasiswa dari kampus ternama, baik yang negeri maupun swasa. Yaitu untuk memberikan wawasan dan pengalaman kepada adik-adik kelas, agar mereka tidak kesulitan saat memilih jurusan di perguruan tinggi. “Kami hadirkan 14 perguruan tinggi negeri dan kedinasan, serta menghadirkan 18 perguruan tinggi swasta,” jelas mahasiswa PENS ini.
Ratih Nurma Lina selaku penanggungjawab talkshow menjelaskan kalau pihaknya menghadir para alumni yang lolos jalur Golden Ticket dan jalur SNBP, termasuk juga menghardirkan alumni yang berhasil mendapatkan beberapa beasiswa, baik dari pemerintah maupun swasta.
“Harapan kami, agar adik-adik kelas ini tahu bagaimana caranya untuk mendapatkan beasiswa untuk meringankan biaya kuliah nantinya,” jelas mahasiswa Perpajakan UB Malang ini.
Kepala SMA Negeri 2 Sidoarjo, Dr. Ristiwi Peni, M.Pd juga menuturkan kalau kegiatan yang dirangkai dalam tiga hari ini merupakan program untuk mempersiapkan anak-anak masuk ke perguruan tinggi maupun studi lanjut kedinasan.
Kita lakukan tidak cukup dengan expo campus, diawali dengan mempertemukan antara pihak Rektorat dari UB Malang dan ITS dengan orang tua, dan juga dengan siswanya.
Tujuan menghadirkan orang tua mendampingi putra-putrinya adalah untuk memastikan agar pilihan anak kuliah atau sekolah kedinasan itu betul-betul saling mendukung. “Karena selama ini ada anak yang punya potensi masuk perguruan tinggi, tetapi pilihannya tidak didukung oleh orang tua. Akhirnya ibarat tiketnya sia-sia,” ungkap Bu Peni_sapaan akrabnya.
“Makanya kami selama dua hari mensinergikan antara sekolah, orang tua maupun anak-anak,” pungkas Bu Peni.(mad)







