SURABAYA (RadarJatim.id) – Ada berbagai stand dalam gelar Pameran Sekolah Islam Favorid 2026. Salah satu pameran yang menarik dan menjadi perhatian anak-anak adalah stan milik Yayasan Khazanah Ilmu, yang menaungi lembaga pendidikan Islam Khazanah Ilmu di Wage Taman Sidoarjo.
Pameran yang diselenggarakan selama lima hari, tepatnya pada 14-18 Januari 2026, di Royal Plaza Surabaya, yang diikuti oleh jenjang PAUD hingga SMA serta Pondok Pesantren, pihak Khazanah Ilmu menghadirkan ‘Trial VR Class’ yang bisa dinikmati oleh pengunjung, utamanya adalah anak-anak.
Kepala SD Khazanah Ilmu Mohammad Rojii, M.Pd menuturkan kalau ‘Trial VR Class’ bisa dinikmati pengunjung, mereka dapat memilih film-film yang telah kami disediakan. Mulai adalah Kisah para Nabi, Petualangan Seru, Edukasi Sains, San berbagai film edukatif lainnya.
“Alhamdulillah antusiasme pengunjung sangat tinggi untuk dapat mencoba Teknologi VR ini, Terpantau nomor antrian di panitia tercatat hingga sekitar 100 nomor per hari,” tutur Ustad Rojii.
Ia mengungkapkan bahwa Fasilitas VR Class ini merupakan fasilitas yang telah disiapkan oleh Khazanah Ilmu untuk menunjang Digital Learning di sekolah. Dimana peserta didik akan diajak beranjak dari pembelajaran di dalam kelas menuju pembelajaran di dalam dunia virtual tanpa mengesampingkan nilai dan tujuan pembelajaran itu sendiri.
“Di Khazanah Ilmu fasilitas VR Class ini diberikan kepada seluruh peserta didik 1 kali setiap semester, dengan tema-tema materi yang berbeda setiap sesinya menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di setiap jenjang,” ungkapnya.
“Dengan adanya fasilitas VR Class di sekolah menjadikan gairah belajar peserta didik meningkat, dan menjadikan pembelajaran jauh lebih berkesan,” kata Ustad Rojii.
Sementara itu, Hari, salah satu pengunjung mengungkapkan kesan yang luar biasa setelah menikmati VR Film tersebut. “Teknologi yang sangat keren, kita melihat film seakan-akan kita benar-benar hadir dalam film tersebut dan turut merasakan semua adegannya. Tentunya ini akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan bagi anak-anak,” ujarnya.(mad)







