GRESIK (RadarJatim.id) — Sebanyak lima siswa SMPIT Al Ibrah Gresik, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang GYIIF (Global Youth Invention and Innovation Fair) 2026 dengan meraih Gold Medal and MIICA Special Award. Kelima siswa itu adalah: Maryam Qonita Trahkasno, Azwa Khadijah Mufti, Hanun Adlyn Khairunisa, Almasah Basamah, dan Najwa Galuh Annuuri,
Kompetisi karya ilmiah yang diselenggarakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientist Association) ini berlangsung di Institut Pertanian Bogor (IPB), Kota Bogor, Jawa Barat, pada 15–18 Januari 2026. Pesertanya, lebih dari 200 siswa pilihan utusan berbagai sekolah di Indonesia dan berlangsung secara luring maupun daring.
Dalam event tersebut, para siswa SMPIT Al Ibrah Gresik mengikuti kategori Environmental Science dengan karya berjudul Pectocito Bio: Utilization of Chitosan From Snail Shells (Pila ampullacea) and Pectin From Snake Fruit Peels (Salacca zalacca) as Basic Materials For Bioplastic. Atas inovasi tersebut, tim berhasil meraih Gold Medal serta Special Award dari MIICA (Malaysia Innovation Invention Creativity Association).
Kepala SMPIT Al Ibrah Gresik, Ustadz Mulyono, MPd, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para siswanya. Ia menilai, keikutsertaan dan keberhasilan siswa dalam kompetisi internasional ini menunjukkan, bahwa pelajar SMP mampu berpikir kritis, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan global, serta mengharumkan Gresik kota pudak dan Indonesia pada umumnya.
“Ini sangat membangakan. Semoga menjadi motivasi untuk terus berprestasi, juga buat para siswa lainnya untuk menyusul meraih sukses,” ujar Mulyono, Senin (19/1/2026).
Sementara itu, Ustadzah Badi’ah, selaku guru pembimbing menyampaikan, bahwa proses penelitian hingga kompetisi menjadi pengalaman berharga bagi siswa. Menurutnya, anak-anak tidak hanya belajar tentang sains, tetapi juga tentang kerja sama tim, ketekunan, dan keberanian menyampaikan gagasan di forum internasional.
“Saya sangat bersyukur bisa merasakan euforia berkompetisi dengan siswa dan mahasiswa dari dalam maupun luar negeri. Alhamdulillah-nya, kami mendapatkan medali emas dan juga MIICA Special Award,” tandas Azwa, seraya berharap agar prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis lingkungan. (har)







