SIDOARJO (RadarJatim.id) – Dinamika demokrasi perangkat desa di Kecamatan Taman, Sidoarjo, mengemuka dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) II Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yang digelar di Pendopo Balai Desa Gilang, Kamis (12/2).
Forum tertinggi organisasi tingkat kecamatan itu tak hanya menjadi ajang laporan pertanggungjawaban, tetapi juga momentum lahirnya kepemimpinan baru untuk lima tahun ke depan.
Muscam II PPDI Kecamatan Taman ini menetapkan Ketua PPDI periode 2026–2031 melalui proses pemilihan secara voting tertutup dan demokratis. Tiga kandidat maju dalam kontestasi, yakni Makruf Hasan (Desa Tanjungsari), Wahyudi (Desa Krembangan), dan Jumiran (Desa Pertapan Maduretno).
Sebelum prosesi pemilihan, mantan Ketua PPDI Kecamatan Taman periode 2023–2026, Hartoyo, menyampaikan laporan pertanggungjawaban sekaligus permohonan maaf atas kepemimpinannya selama tiga tahun terakhir.
“Saya sebagai Ketua PPDI Kecamatan Taman yang sudah berakhir periode, menyampaikan permintaan maaf apabila dalam kepemimpinan saya ada kekurangan serta kesalahan. Terima kasih banyak atas semua dukungan yang telah diberikan di masa saya menjadi ketua,” ujar Hartoyo.
Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program yang telah dirintis serta menjaga kekompakan antarperangkat desa.
“Semoga nanti ketua yang baru bisa meneruskan dan menjadikan PPDI Kecamatan Taman lebih baik, tetap menjaga keguyubrukunan yang selama ini sudah terjalin,” tambahnya.
Di bawah kepemimpinan Hartoyo, sejumlah capaian berhasil diwujudkan. Di antaranya kenaikan penghasilan tetap (siltap) perangkat desa yang diinisiasi PPDI Kecamatan Taman, program tali asih purna tugas, serta bantuan sosial bagi anggota yang sakit atau menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Sidoarjo Achmad Miftach Kurniawan menegaskan, Muscam merupakan forum resmi sesuai AD/ART organisasi dan menjadi forum tertinggi di tingkat kecamatan.
“Kegiatan Muscam yang kedua di PPDI Kecamatan Taman ini memang sesuai dengan AD/ART. Jadi Muscam ini adalah Musyawarah Kecamatan, forum paling tinggi di tingkat kecamatan. Tujuannya untuk laporan pertanggungjawaban periode kepengurusan dan pemilihan ketua baru,” tegasnya.
Ia berharap ketua terpilih mampu menyinkronkan program kerja dengan PPDI Kabupaten Sidoarjo, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan dan kejelasan status perangkat desa.
“Harapannya ketua baru bisa mensinkronisasi program kerja dari PPDI Kabupaten Sidoarjo, terutama terkait kesejahteraan dan status kepegawaian perangkat desa,” jelasnya.
Menurutnya, hingga kini status perangkat desa belum memiliki kepastian karena bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Namun, ia menyebut dalam draf Peraturan Pemerintah turunan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 telah memuat rencana penerbitan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD).
“Kalau melihat dari draf Peraturan Pemerintah turunan dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, insyaallah sudah mencakup terkait NIPD, Nomor Induk Perangkat Desa. NIPD ini nanti berpusat dari Badan Kepegawaian Negara dan berkolaborasi dengan BKD provinsi dan kabupaten,” terangnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan hearing dengan Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo dan mengirimkan surat audiensi kepada Bupati Sidoarjo guna mempercepat kejelasan regulasi tersebut.
Dari hasil penghitungan suara, Jumiran, Perangkat Desa Pertapan Maduretno, meraih 24 suara dan dinyatakan terpilih sebagai Ketua PPDI Kecamatan Taman periode 2026–2031.
Usai terpilih, Jumiran menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk membawa organisasi lebih solid dan progresif.
“Terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya. Ke depan, saya berharap dukungan seluruh perangkat desa se-Kecamatan Taman. Dalam waktu dekat kami akan segera membentuk struktur kepengurusan PPDI Kecamatan Taman yang baru agar program kerja bisa langsung berjalan,” tandasnya.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Kecamatan Taman Moch Fahruddin, Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Taman Arifin, Plt Kepala Desa Gilang Bakhruddin Alim, Ketua Srikandi PPDI Kabupaten Sidoarjo Maria, serta para ketua PPDI kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. (RJ/Red)







