SURABAYA (RadarJatim.id) Komisi C DPRD Kota Surabaya mengapreasiasi langkah percepatan normalisasi saluran air di kawasan Osowilangun pascabanjir. Hal ini memang perlu dilakukan agar masyarakat tidak terkena dampak terus menreus akibat kurang maksimalnya saluran air yang ada.
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Rabbany Al Yunyfar mengatakan langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan banjir dan memulihkan aktivitas warga.
“Langkah percepatan normalisasi ini patut kita apresiasi. Respons cepat di lapangan sangat penting agar genangan tidak berlangsung lama dan aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” ujar Rabbany, Selasa (17/2/2026).
Seperti diketahui, kawasan Osowilangun, Surabaya, sebelumnya terdampak genangan akibat hujan dengan intensitas tinggi yang diperparah oleh saluran tersumbat dan naiknya muka air laut.
Pemkot bergerak cepat dengan melakukan pengerukan saluran, pembersihan tumpukan sampah, serta mengoptimalkan pengoperasian rumah pompa selama 24 jam.
Menurut Politisi Partai Gerindra Kota Surabaya ini, penanganan banjir tidak boleh berhenti pada langkah reaktif semata. Untuk itu pihaknya mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase, terutama di titik-titik rawan banjir, serta penguatan perawatan rutin saluran air.
Komisi C DPRD Surabaya, akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar program normalisasi berjalan optimal dan berkelanjutan. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi ntara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Perawatan infrastruktur harus dibarengi kesadaran kolektif warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Jika berjalan beriringan, saya optimistis risiko banjir bisa ditekan,” tegasnya.
Pihaknya mendukung kebijakan serta penganggaran yang berpihak pada penguatan infrastruktur pengendalian banjir, demi mewujudkan Surabaya yang lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem dan perubahan iklim. (RJ/RED)







