SIDOARJO (Radarjatim.id) Puluhan guru keahlian akuntansi dan keuangan SMK Antartika 2 Sidoarjo mengaku sangat senang telah mendapatkan ilmu tentang dasar-dasar perbankan syariah. Karena sangat bermanfaat sekali, tidak perlu harus keliling bank, namun sudah ada Tim Abdimas (Pengabdian Masyarakat) dari Universitas Muhammadiyah (Umsida) yang melakukan sosialisasi.
Hal tersebut diungkapkan, Waka Kesiswaan SMK Antartika 2 Sidoarjo, Akhmad Munir, S.Pd MM bersama Kaproli (Kepala Program Keahlian) Muhammad Reza Ardian Abdillah, S.Pd dan guru Akuntansi Dwi Oktavianus, SE pada (6/7/2022) tadi pagi.

Menurut Pak Reza_sapaan akrab Muhammad Reza Ardian Abdillah, bahwa materi yang diberikan dari Tim Abdilmas Umsida sangat mendasar sekali, sehingga masih sangat cocok untuk kita para guru dan untuk para siswa. Instrumen materinya juga sudah sangat lengkap, memenuhi standar umum perbankan. “Jadi program seperti itu sangat membantu sekali,” katanya.
Terpisah, Ketua Tim Abdimas Umsida Diah Krisnaningsih,S.E, M.SEI yang didampingi 4 mahasiswanya, dari Prodi Perbankan Syariah semester 6 yakni, Adhelia Scitra, Renaldy Trisna, Helvira Putri, Reyhan Septya menjelaskan kalau kegiatan tersebut telah dilakukan pada tanggal 20 Juni 2022 pukul 10.45 hingga 12.15 WIB lalu, dan bertempat di Aula SMK Antartika 2 Sidoarjo.
Lanjutnya, jadi diadakan sosialisasi Aplikasi Pembiayaan Murabahah, yaitu menjelaskan tentang pengaplikasian program analisis pembiayaan murabahah.
Ia katakan, para pengajar SMK Antartika 2 Sidoarjo praktik ujicoba dengan aplikasi tersebut secara langsung, agar lebih memahami tentang aplikasi analisa kelayakan calon nasabah pembiayaan murabahah, serta menelaah lebih lanjut tentang kendala-kendala yang mungkin akan dihadapi dalam pengaplikasian programnya.

Adapun tujuan Tim Abdimas ini untuk meningkatkan kompetensi para pengajar SMK Antartika 2 Sidoarjo, khususnya Jurusan Perbankan dalam memahami praktik analisa kelayakan calon nasabah, pembiayaan murabahah baik dari segi instrument. Aplikasi dan praktik real yang ada di dunia perbankan di Indonesia. “Kami harapkan pula akan berdampak pada peningkatan pemahaman siswa didik dengan cara praktek secara langsung aplikasi analisa tersebut,” harap Diah Krisnaningsih.(mad)







