SIDOARJO (RadarJatim.id) Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, IrH.Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS) melakukan kunjungan ke Posko Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Jl Lingkar Timur, Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Kehadirannya untuk meninjau kondisi kesiapan Damkar hingga perlengkapan yang ada dalam rangka untuk menunjang kinerja anggota Damkar dalam mengamankan keselamatan public dari ancaman kebakaran.
“Saya lihat perlengkapan APD damkar sangat minim. APD itu sangat kurang sekali, hanya sekitar 20 persen dari total kebutuhan yang seharusnya dimiliki,” kata BHS, seusai meninjau pos Damkar di Buduran, Sidoarjo, Rabu (25/2/2026).
Saat berdialog dan menyerap aspirasi para petugas Damkar, keluhan yang disampaikan selain APD, juga disampaikan jika kondisi armada pemadam ada yang perlu pembenahan da nada yang rusak. Termasuk dari sisi honor, para pekerja paruh waktu di Damkar juga dinilai masih minum sekitar Rp 2,4 jutaan.
“Gaji mereka sangat rendah, idealnya ya minimal mendekati UMR. Karena mereka ini menyelamatkan nyawa, barang publik, dan aset industri. Saya mendorong agar kesejahteraan mereka diperhatikan,” tambah Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini.

Dalam kesempatan itu, BHS juga meninjau lokasi posko mulai dari kesiapan alat komunikasi hingga mess para petugas Damkar. Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Jatim ini dalam kesempatan itu langsung menyumbangkan dua kipas angin, hingga bantuan sembako untuk para personel Damkar.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo, Sabino Mariano, menyampaikan terima kasih atas perhatian dari anggota DPR RI Ir.H.Bambang Haryo Soekartono M.I.Pol. “Apa yang menjadi evaluasi beliau hari ini akan menjadi catatan bagi kami selaku kepala OPD. Ini akan kami sampaikan kepada pimpinan daerah untuk evaluasi dan perbaikan ke depan,” kata Sabino Mariano.
Pihaknya menegaskan saat ini baik BPBD maupun Damkar tetap siaga 24 jam, termasuk saat libur Lebaran. Dimana pihaknya membagi personil dalam beberapa pos dan memastikan respons cepat terhadap potensi bencana maupun kebakaran.
”Kami mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi rumah aman saat ditinggalkan mudik Lebaran. Pastikan aliran listrik aman, kompor sudah dimatikan, dan kendaraan dalam kondisi baik. Tinggalkan rumah dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkasnya. (RJ/RED)







