GRESIK (RadarJatim.id) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menunjukkan komitmennya dalam mendukung para penjaga hafalan Al Quran dengan menyalurkan insentif kepada 1.100 huffadz (penghafal Al Quran). Bantuan ini secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di Masjid Al Inabah, Komplek Kantor Bupati Gresik, Kamis (26/6/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Yani mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para huffadz yang telah mendedikasikan diri dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al Quran.
“Terima kasih kepada para huffadz atas dedikasi dan kecintaannya terhadap Al Quran. Tidak hanya mendapatkan penghargaan secara spiritual, insentif ini diharapkan bisa menjadi penyemangat dan bentuk hadirnya pemerintah dalam mendukung syiar Al Quran di masyarakat,” ujarnya.
Bupati Yani juga berharap, program insentif ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak lagi hafidz dan hafidzah di Gresik. Dikatakan, insentif ini akan berlanjut pada tahap kedua dengan skema dan jumlah anggaran yang sama.
“Insya Allah ini bukan yang terakhir. Kami sudah siapkan anggaran untuk tahap kedua agar program ini dapat berjalan secara konsisten setiap tahunnya,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten I Setda Gresik, Suprapto, dalam laporannya mengungkapkan, total dana yang disalurkan tahap pertama mencapai Rp 550.000.000, dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp 500.000. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2025.
Para penerima insentif adalah huffadz yang tergabung dalam organisasi Robithoh Hamalatil Qur’an. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik dalam mewujudkan masyarakat religius dan berkarakter, sesuai visi pembangunan daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Baznas Gresik, Ketua Robithoh Hamalatil Qur’an KH Zainul Arifin, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (sto)







