SIDOARJO (RadarJatim.id) Ir.H.Bambang Haryo Soekartono,M.I.Pol (BHS), Ketua Kelompok Fraksi Komisi VII DPR RI menyerahkan menyerahkan bantuan alsintan (alat dan mesin pertanian) kepada kelompok tani di wilayah Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Keberadaan alsintan ini diharapkan bisa mendukung dan memaksimalkan pengelolaan lahan pertanian dikawasan tersebut.
“Sidoarjo ini masih merupakan wilayah yang lahan produktif, lahan hijaunya masih cukup luas. Ada 18.000 hektare yang diharapkan dengan peralatan pertanian ini produktivitas pertanian meningkat,” kata BHS, seusai penyerahan Alsintan, di area PG Krembung, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo (11/2/2026).
Bantuan Alsintan ini meliputi 4 unit traktor roda empat, 2 unit excavator rotavator, serta 12 unit hand traktor. Ditambahkan, bantuan alsintan menjadi kebutuhan penting petani untuk mempercepat proses produksi, khususnya pascapanen. Dengan penggunaan alat pertanian yang modern, nantinya bisa mempercepat pengolahan lahan sekaligus mendukung efisiensi petani.

“Kita harapkan produktivitas pertanian di wilayah Sidoarjo meningkat, jadi lebih bisa mempercepat produktivitas,” terang Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini.
Bambang juga merinci jenis bantuan alsintan yang diserahkan kepada petani.
Bantuan traktor roda empatnya sebanyak empat buah, excavator rotavator dua unit, hand traktor 12 keberadaanya dibutuhkan masyarakat petani. Dengan bantuan itu, petani akan lebih cepat dalam mengelola lahanya dan masa panen mereka bisa lebih efektif.
“Kita harapkan Sidoarjo menjadi lumbung pangan Jawa Timur,” kata BHS yang juga Bapak Petani Sidoarjo ini.
Produksi pertanian di Sidoarjo selain padi, juga punya potensi besar untuk komoditas tebu. Komodituas ini berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi pertanian daerah.Dimana untuk produksi tebu akan mendukung pelangsungan pabrik gula yang ada di Sidoarjo, yang pernah jaya di zaman Belanda.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Eny Rustianingsih, menyampaikan terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian Bapak BHS terhadap sektor pertanian Dikatakan bahwa bantuan alsintan tersebut menjadi dukungan nyata bagi pengembangan kawasan pangan berkelanjutan di wilayah barat Sidoarjo.
“ Lokasinya (bantuan alsintan,Red) banyak di wilayah barat yang akan dikembangkan menjadi kawasan cadangan pangan,” ujar Eny Rustianingsih.
Wilayah Sidoarjo barat dikatakan masuk, kawasan dalam program KP2B (Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan) yang ke depan akan diperkuat menjadi LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan). Untuk total bantuan alsintan yang diterima para kelompok tani mencapai 26 unit. (RJ)







