SIDOARJO (RadarJatim.id) – Di penghujung tahun 2025, Kepala SMP Negeri 1 Sidoarjo memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para siswa-siswinya yang telah berhasil meraih prestasi. Baik prestasi akademik maupun prestasi non akademi, dengan tujuan memberi semangat untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi.
Prestasi terbaru, siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Sidoarjo berhasil meraih medali emas dalam ajang I2ASPO (Indonesia International Applied Science Project Olympiad) 2025. Kompetisi riset sains terapan berskala internasional diikuti oleh beberapa negara, yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 18-21 Desember 2025.
Menariknya, para siswa yang berprestasi Internasional ini para siswa yang masih duduk di bangku kelas VII, adalah I Gusti Ngurah Bhagas Narendra. Kenzie Alvaro Hidayatullah. Lubna Majidah. Malicha Reynatasya. Arkha Kusuma Jati Pamungkas. Muhammad Michio Windraya.
Karya hasil risetnya berjudul ‘JACSTRA’ Natural Straws from Jackfruit Cellulose as an Alternative for Single-Use Plastic dengan guru guru pembimbing Achmad Faisol Choliq, M.Pd dan Nuril Maghfiroh, M.Pd.
Kepala SMP Negeri 1 Sidoarjo, Matnuri, S.Pd M.Pd menuturkan di Bulan Desember 2025 telah mendapatkan berkah yang luar biasa, dari prestasi anak-anak didik. Diawali dengan meraiah juara I Futsal tingkat Jawa Timur, dilanjut meraih juara III Nasional. Kedua, SMP Negeri 1 Sidoarjo juga telah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional.
Untuk yang ketiga ini juga sangat membanggakan bagi kami, yakni meraih juara I lomba karya ilmiah tingkat internasional, yang diselenggarakan oleh IYSA di UGM. “Kami sangat memberikan apresiasi kepada mereka yang berprestasi, baik lokal, provinsi, nasional hingga internasional,” tutur Matnur, pada (2/1/2025) pagi.
“Penghargaan tersebut membuat kita semakin percaya, Insya Alloh SMP Negeri 1 Sidoarjo akan tetap menjadi sekolah berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik,” tegas Abah Matnuri_sapaan akrabnya.
Ia terangkan, untuk Futsal di sekolahnya memang menjadi ikon SMP Negeri 1 Sidoarjo, dan pembinaannya melalui ekstra Futsal, termasuk atletnya ikut diberbagai club-club yang ada di wilayah Sidoarjo. “Masing-masing mereka mempunyai club, sehingga bisa menjadi kuat,” terangnya.
Sedangkan untuk penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 ini merupaka upaya seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Sidoarjo, semuanya terlibat untuk mewujudkan. Karena kami sudah mendapatkan Adiwiyata Jawa Timur, akhirnya mengajukan ke tingkat nasional. “Alhamdulillah dengan upaya dan kerja keras bersama, akhirnya Adiwiyata Nasional bisa terwujud, kami masih terus semangat, dan berharap untuk menuju Adiwiyata Mandiri,” harap Matnuri.
Sementara itu prestasi yang ketiga ini I2ASPO 2025 ini butuh perjuangan yang sangat berat, karena harus melalui riset, dan kami telah bekerja sama dengan beberapa profesor dari ITS untuk melatih anak-anak. “Perkembangan demi perkembangannya terus dipantau dan dievaluasi oleh profesor dari ITS,” jelasnya.
“Dalam presentasinya anak-anak ini menggunakan bahasa Inggris, Alhamdulillah mereka anak-anak program kelas LICI (Layanan Individual Cerdas Istimewa). Sungguh luar biasa mereka baru kelas VII sudah berprestasi Internasional,” ungkapnya.(mad)







