• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Politik

Bawaslu Sidoarjo Bekali Panwascam Strategi Pencegahan Pelanggaran Pemilu

by Radar Jatim
23 Oktober 2023
in Politik
0
Bawaslu Sidoarjo Bekali Panwascam Strategi Pencegahan Pelanggaran Pemilu

Abhan saat menyampaikan materi kepada peserta rakor yang digagas oleh Bawaslu Sidoarjo.

134
VIEWS

SIDOARJO (RadarJatim.id) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi Identifikasi Potensi Kerawanan dan Strategi Pencegahan Pelanggaran Tahapan Kampanye Pemilu Tahun 2024 di Kabupaten Sidoarjo.

Rapat koordinasi (rakor) yang digelar disalah satu hotel diwilayah Kecamatan Sidoarjo itu dihadiri oleh komisioner Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Sidoarjo serta perwakilan partai politik (parpol) se-Kabupaten Sidoarjo, Minggu (22/10/2023).

Moeh. Arief, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sidoarjo mengatakan bahwa rakor ini diselenggarakan untuk melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan dan pelanggaran kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Rakor kali ini bertujuan untuk menyiapkan Panwascam dalam memahami potensi kerawanan dan pelanggaran kampanye,” katanya.

Diungkapkan oleh Arief bahwa pembekalan bagi Panwascam dan sosialisasi bagi parpol sangat penting, sebab di masa kampanye yang sempit, potensi pelanggaran sangat besar.

Selain itu, Bawaslu Sidoarjo juga mengimbau kepada parpol peserta Pemilu untuk memahami aturan kampanye. Sehingga, kampanye Pemilu 2024 bisa dilakukan sesuai dengan Peraturan KPU No. 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum.

”Memahami tahapan kampanye dan segala aturannya sangat penting. Agar kampanye dapat dilakukan dengan baik dan riang gembira sebagai pesta demokrasi dengan tetap mengedepankan aturan,” ungkapnya.

Abhan, salah satu narasumber dalam kegiatan itu menjelaskan bahwa masa kampanye yang pendek menjadi masa-masa krusial terjadinya potensi pelanggaran pada Pemilu 2024 nanti.

Untuk itu, Bawaslu Sidoarjo harus tahu cara mengidentifikasi potensi kerawanan maupun cara mencegah pelanggaran dalam tahapan kampanye Pemilu.

Ada beragam jenis kampanye, potensi-potensi pelanggaran kampanye, hingga isu-isu krusial lain terkait kampanye Pemilu. Saat ini, ada berbagai model kampanye yang semuanya lazim digunakan oleh peserta kampanye.

Ada pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, rapat umum, penyebaran bahan dan pemasangan alat peraga kampanye, pemasangan iklan di media, debat pasangan calon, maupun penggunaan media sosial.

“Masa kampanye pada Pemilu 2024 ini tergolong pendek. Hanya 75 hari, yakni 28 November hingga 10 Februari (2024, red),” jelasnya.

Melihat masa kampanye yang hanya 75 hari tersebut, penggunaan media sosial sangat tinggi. Dan cara itu menjadi salah satu pilihan bagi peserta Pemilu.

”Di antara 270 juta penduduk Indonesia saat ini, 60 persennya aktif di media sosial. Anyone (setiap orang, red) bisa menulis apa pun di media sosial,” paparnya.

Beragam masalah juga bisa terjadi dengan masa kampanye yang pendek ini, diantaranya kegiatan kampanye di luar jadwal. Lebih-lebih ada jeda waktu yang sangat rawan terjadinya pelanggaran, yaitu 25 hari antara penetapan daftar calon tetap (DCT) 3 November dan mulainya masa kampanye 28 November 2024.

Pendeknya masa kampanye juga menjadi beban kerja bagi penyelenggara yang berat dan menumpuk, sehingga sangat riskan mengalami kelelahan.

”Pengalaman Pemilu 2019, ada 894 orang meninggal dan 5.175 orang sakit,” terangnya.

Ia juga menyebutkan isu-isu krusial lain terkait potensi pelanggaran kampanye ini. Macam-macam bentuknya, dari penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, politisasi SARA dan politik identitas, penyalahgunaan wewenang, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta politik uang.

Mantan Ketua Bawaslu RI periode 2017-2022 itu memprediksi bahwa politik uang masih banyak terjadi. Praktek ini juga menjadi cikal bakal suburnya korupsi. Ibarat ayam dan telur. Korupsi tidak dapat dihapus jika masih marak politik transaksional. Peserta pemilu dan masyarakat harus sama-sama berkomitmen memberantasnya.

”Mengatasinya tidak hanya secara hukum, tapi perlu juga secara kultural,” pungkasnya. (mams)

Related Posts

Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Baitul Amin Kedanyang, KH Zainal Abidin: Jadikan Salat sebagai Solusi Problem Kehidupan

Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Baitul Amin Kedanyang, KH Zainal Abidin: Jadikan Salat sebagai Solusi Problem Kehidupan

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) - Panitia Peringatan...

Driver Taksi Online Meninggal Saat Hendak Antar Jamaah Umrah di Perum Citra Garden Sidokepung Buduran Sidoarjo, Ini Kronologinya

Driver Taksi Online Meninggal Saat Hendak Antar Jamaah Umrah di Perum Citra Garden Sidokepung Buduran Sidoarjo, Ini Kronologinya

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

SAKIT: Driver taksi online meninggal...

Bekali Siswa Hadapi Peluang Karier, SMAMIO Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia

Bekali Siswa Hadapi Peluang Karier, SMAMIO Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- SMA Muhammadiyah...

Load More
Next Post
Prodi AP Umsida Gandeng PSKP Bahas Transformasi Kampanye Politik

Prodi AP Umsida Gandeng PSKP Bahas Transformasi Kampanye Politik

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In