SURABAYA (radarjatim.id) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN Jatim, kembali bekerja sama dengan Kodam V/Brawijaya dalam upaya membantu pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB).
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian
kerja sama di ruang Lestari BKKBN Jatim, Selasa, 8 September 2020 siang.
Sebelumnya, kerja sama tersebut sudah pernah dilakukan dan kini BKKBN berinisiatif melakukan perpanjangan guna menyukseskan program KB di Jatim.
“Disamping kesepakatan bentuk komitmen dan keseriusan kita, ini juga
untuk mendukung program-program BKKBN, baik yang ada di Provinsi maupu nasional,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, di Surabaya, Sabtu (19/9/2020)
Pangdam menyebut, selama ini Bintara Pembina Desa (Babinsa)
menjadi garda terdepan pelaksanaan program BKKBN. Bahkan,
prajurit TNI-AD di lapangan, secara maksimal memberikan berbagai
bantuan pelayanan ke masyarakat yang berkaitan dengan program BKKBN.
“Bahkan ada beberapa prajurit yang berhasil mendapatkan prestasi nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Sukaryo Teguh Santoso menyebut, penandatanganan tersebut adalah bentuk
kolaborasi antara dua instansi yang ditujukan demi kesejahteraan
masyarakat, khususnya program Bangga Kencana.
Meski begitu, kata dia, beberapa inovasi mulai digagas oleh pihaknya
ketimbang perjanjian yang dilakukan beberapa tahun lalu. Saat perjanjian itu lebih cenderung menyasar kelompok milenial.
“Sebelumnya, kelompok milenial belum menjadi prioritas BKKBN,” ungkapnya.
Dijelaskan oleh Sukaryo jika pada tagline kedua, BKKBN juga mengalami
perubahan. Sebelumnya, BKKBN adalah program Kependudukan, Keluarga
Berencana dan Pembangunan Keluarga atau KKBPK. “Sekarang berganti
menjadi Bangga Kencana,“ ungkapnya.
Bukan hanya itu saja, ia meyakini jika TNI-AD, dalam hal ini Kodam
V/Brawijaya sangat mendukung keberadaan program yang digagas oleh BKKBN. Itu dibuktikan dengan kesiapan personel di lapangan.
“Manfaat program KB, harus betul-betul dirasakan dalam situasi seperti ini,” pinta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim ini. (rj1/red)







