SIDOARJO (RadarJatim.id) – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 di Desa Kwangsan Kec. Sedati sekaligus Haul sesepuh warga setempat, diisi dengan kegiatan bersholawat, yang dihadiri Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor yang juga berharap pada warga untuk sering-sering membaca sholawat, pada (7/8/2023) malam.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor juga mengapresiasi acara tersebut, dan menyerukan agar acara serupa dapat diselenggarakan di banyak tempat.
“Acara seperti ini adalah acara yang penting untuk dikloning di semua tempat di Sidoarjo, mengapa? Karena semakin banyak kegiatan baik, Insya Allah akan menjadikan Sidoarjo menjadi kabupaten yang barokah,” tuturnya.
Selanjutnya, terkait semakin dekatnya tahun politik, Bupati Gus Muhdlor berpesan kepada masyarakat agar menjaga persatuan dan tidak mudah terhasut.
“Hanya satu pesan saya, jangan pernah jauh dari para Habaib karena sejatinya NU dari dulu adalah Muhibbinnya (orang yang mencintai) para Habaib. Oleh karena itu jangan pernah mau untuk diadu-domba apalagi dikotak-kotakkan, ini ulama Jawa – ini ulama Arab, dan sebagainya,” ujar Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor.
Di akhir sambutannya, Gus Muhdlor mengingatkan agar konsisten untuk tetap melakukan kegiatan positif. “Wong NU yo Muhibbin, Muhibbin yo wong NU, jangan mau dipecah diadu-domba dengan alasan apapun,” tutup Gus Bupati Gus Muhdlor.
Acara berlangsung semarak. Lantunan sholawat bersama dipimpin langsung oleh para habaib dan kyai. Diantaranya Habib Alwi Bin Nuch Al Haddad, Habib Alwi Bin Mustofa Al Habsy dari Solo, serta K.H Achmad Chalwani dari Purworejo. Kemudian disambung dengan sambutan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor.(mad)







