KEDIRI (RadarJatim.id) — Rencana pelaksanaan debat ke-2 Cabup/Cawabup Kabupaten Kediri oleh KPU, yang dijadwalkan pada 12 November 2024 ditunda. Penundaan ini dilakukan lantaran situasi dan kondisi dari beberapa pihak yang telibat, dinilai belum siap.
Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, menyatakan, debat publik kedua yang semula dijadwalkan pada 12 November di gedung Bagawanta Bhari diundur menjadi 14 November 2024 dan dialihkan ke gedung IKCC Kota Kediri.
Tentang penentuan tanggal dan lokasi pelaksanaan debat kedua ini, Nanang menyebut, jadwalnya memang mundur, karena sesuai dengan pertimbangan dan hasil koordinasi dari Liaison Officer (LO) masing-masing pasangan calon (paslon).
“Memang rencana awalnya, debat ke-2 berlangsung tanggal 12, namun banyak sekali dari masing-masing pihak paslon belum siap. Terlebih juga dari kami (KPU Kabupaten Kediri) masing-masing divisi masih ada jadwal dari KPU Jatim,” ujarnya, Senin (11/11/2024).
Sementara untuk pemilihan gedung yang awalnya bertempat di Bagawanta Bhari beralih ke IKCC Kota Kediri, karena kawasannya dinilai cukup strategis untuk menyelenggarakan kegiatan besar dengan kapasitas yang lebih memadai.
“Pemilihan gedung IKCC untuk lokasi debat terakhir ini kawasan tersebut sangat luas, baik untuk menampung ratusan relawan, tamu undangan, dan juga simpatisan. Selain itu, lahan parkir yang tersedia juga memadai,” katanya.
Ia menjelaskan, secara teknis pada debat publik kedua ini nantinya tidak ada perubahan, baik dari segi kuota relawan atau simpatisan. Sedangkan untuk pendukung dari masing-masing paslon, hanya diperbolehkan membawa maksimal 150 orang. Hal itu seperti halnya pelaksanaan debat publik pertama yang berlangsung di gedung tersebut.
Untuk aturan lain, seperti alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK), Nanang menegaskan, tidak diperkenankan membawa dari luar, karena semua itu sudah dipersiapkan oleh KPU Kabupaten Kediri.
“Seluruhnya dilarang, selain gambar yang menempel di baju. Teknisnya sama seperti debat pertama kemarin,” ungkapnya.
Saat ini, kesiapan yang sudah mulai dimatangkan oleh KPU Kabupaten Kediri terkait pengamanan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Kediri Kota dan juga dari Dinas Perhubungan setempat. Ia optimistis, dengan digelarnya Debat Publik ke-2, hal ini juga bisa membantu masyarakat untuk memahami tentang visi misi masing-masing paslon yang akan melaju pada kontestasi Pilkada serentak Kabupaten Kediri yang akan berlangsung 27 November 2024.
Sementara itu, Divisi Parmas, Sosdiklih dan SDM KPU Kabupaten Kediri, Eka Septiawan Ferydyanto, menambahkan, untuk tema Debat Publik kedua ini, mencakup beberapa poin, seperti bidang pembangunan dan memperkokoh NKRI.
“Debat kedua ini juga sudah kami siapkan dan betul adanya ketersediaan Interpreter atau penerjemah bagi kalangan penyandang disabilitas. Sebab, di debat sebelumnya, sempat menjadi evaluasi kami,” tandasnya. (rul)







