• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 21 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Di Kabupaten Kediri, Harga Cabai Berangsur Turun Usai Melejit di Natal dan Tahun Baru

by Radar Jatim
9 Januari 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Di Kabupaten Kediri, Harga Cabai Berangsur Turun Usai Melejit di Natal dan Tahun Baru
1k
VIEWS

KEDIRI (RadarJatim.id) — Di awal pergantian tahun baru 2025 ini, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga seusai melejit pada moment Natal dan Tahun Baru (Nataru), terutama pada komoditas bahan pokok dapur.

Harga cabai rawit di pasar tradisional Kabupaten Kediri menunjukkan tren penurunan pada pekan pertama tahun 2025 setelah sebelumnya sempat menembus Rp 100 ribu per kilogram. Kini harga cabai rawit turun menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Beberapa pedagang di pasar Badas, Kediri, mengaku, harga di tiap harinya tidak stabil. Hal ini terkait dengan kondisi pasar dan komoditas yang dipasok dari petani.

“Di pasar kan aja jam-jam tertentu, ada naik dan turunnya serta cuaca, jadi ya tidak stabil. Saya juga ambil barangnya tidak sembarangan, melainkan melihat dulu, apakah bagus atau tidak,” ungkap Mbak Is, Kamis (9/1/2025).

Di lapak tempatnya berjualan, ia mematok harga Rp 100.000/kilogram untuk komoditas cabai jenis asmoro. Meskipun tengah mengalami penurunan, masyarakat tetap merasa, harga tersebut masih dianggap tinggi bagi konsumen. Pasalnya, pengurangan harga tidak sebanding dengan harga awal sebelum naiknya komoditas tersebut.

“Kalkulasi harganya tetap naik meskipun sedikit. Tapi namanya juga kebutuhan dapur, mau tidak mau ya akhirnya tetap beli juga,” ucap Nurlaili, salah satu penghujung pasar.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan, ada lonjakan harga di pasar, terutama komoditas cabai rawit merah. Menurutnya, hal ini dipicu oleh penurunan produksi akibat cuaca hujan dan serangan penyakit seperti jamur dan virus.

“Tren kenaikan ini mulai turun. Dari pantauan kami pada 6 Januari 2025 kemarin, harga di pasar tradisional sudah turun menjadi Rp 88 ribu per kilogram. Kami berharap tren ini terus melandai,” kata Tutik.

Tutik juga menjelaskan, beberapa wilayah, seperti Plosoklaten, Puncu, Kepung, Kayen, dan Plemahan, menjadi sentra utama penanaman cabai di Kabupaten Kediri. Pemerintah, lanjutnya, akan terus memantau produktivitas dan harga, sehingga dapat menguntungkan, baik bagi petani maupun konsumen.

“Semoga harga tetap stabil dan tidak naik lagi. Kami akan memastikan wilayah panen cabai tetap produktif, agar pasokan cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar,” ungkap Tutik. (rul)

Tags: Berangsur TurunHarga CabaiKabupaten KediriMoment Natal-Tahun Baru

Related Posts

Sepanjang 2025, Kejari Kabupaten Kediri Kembalikan dan Selamatkan Uang Negara Rp 13 Miliar

Sepanjang 2025, Kejari Kabupaten Kediri Kembalikan dan Selamatkan Uang Negara Rp 13 Miliar

by Radar Jatim
24 Desember 2025
0

KEDIRI (RadarJatim.id) -- Kejaksaan Negeri...

Bupati Kediri Buka Mal Pelayahan Publik, Hadirkan 82 Layanan Dari 21 Instansi buat Masyarakat

Bupati Kediri Buka Mal Pelayahan Publik, Hadirkan 82 Layanan Dari 21 Instansi buat Masyarakat

by Radar Jatim
24 September 2025
0

KEDIRI (RadarJatim.id) -- Mal Pelayanan...

Cabor Tenis Meja Kabupaten Kediri Raih 3 Medali di Awal Porprov Jatim 2025

Cabor Tenis Meja Kabupaten Kediri Raih 3 Medali di Awal Porprov Jatim 2025

by Radar Jatim
24 Juni 2025
0

KEDIRI (RadarJatim) -- Kontingan cabang...

Load More
Next Post
Kemensos  Pastikan Bantuan Permakanan Lansia di Sidoarjo Tepat Sasaran

Kemensos  Pastikan Bantuan Permakanan Lansia di Sidoarjo Tepat Sasaran

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In