
Sidoarjo (radarjatim.id) Meskipun sekolahnya direndam banjir, namun tidak mematahkan semangat murid-murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin untuk datang menuntut ilmu dan aktifitas belajar mengajar tetap berjalan dengan seperti biasanya, Senin (3/2/2020).
Farid, salah satu guru SDN Banjarasri mengatakan bahwa munculnya genangan air setinggi 30 centimeter itu terjadi sejak Miinggu (2/2/2020) lalu.
Akibatnya halaman dan ruang kelas SDN Banjarasri tergenang air setinggi setinggi lutut orang dewasa.
“Ada 6 kelas yang tergenang air,” katanya.
Menurut Farid bahwa pada saat musim penghujan datang, SDN Banjarasri sudah menjadi langganan banjir bahkan sampai berhari-hari.
“Kejadian ini sering terjadi dan hampir menjadi langganan di sekolah ini sehingga para murid menjadi terbiasa dengan kondisi seperti ini,” ucapnya.
Semetara itu, Muhammad Ismanu Kepala SDN Banjarasri menuturkan bahwa pihaknya belum ada perintah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Kabupaten Sidoarjo untuk meliburkan muridnya akibat banjir tersebut.
“Kami mencemaskan kondisi kesehatan murid-murid, pasalnya mereka harus bertelanjang kaki untuk berangkat ke sekolah,” ujarnya.
Ismanu menduga bahwa penyebab seringnya SDN Banjarasri menjadi langganan banjir, dikarenakan adanya saluran air yang tersumbat oleh aktitas PT. Lapindo, inc.
“Semoga banjir disini bisa cepat teratasi dan terselesaikan,” pungkasnya. (dit/mams)





