SIDOARJO (RadarJatim.id) – Ada sekitar 60 orang mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) datangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo, Kamis (04/04/2024).
Puluhan mahasiswa yang sedang mengikuti sekolah legislatif itu diinisiasi oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unusida dan ditemui langsung oleh Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman, M.Kes di ruang paripurna.
Mereka datang ke gedung DPRD Sidoarjo untuk belajar seputar peran, tugas dan fungsi (tupoksi) anggota DPRD Sidoarjo. Mereka juga tidak sungkan bertanya cara menjadi wakil rakyat yang sukses.
“Tugas utama anggota DPRD ada tiga, yaitu legislasi, budgeting atau anggaran dan controling atau pengawasan,” kata H. Usman.
Pria yang akrab disapa Abah Usman itu menjelaskan bahwa legislasi itu berkaitan dengan peraturan daerah yang artinya tugas dari anggota DPRD memberikan kepastian aturan dalam bentuk peraturan daerah (perda).
“Ini bisa diusulkan oleh eksekusi dan legislatif,” jelasnya.
Politisi senior dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo itu melanjutkan tentang tugas budgeting atau anggaran, dimana anggota DPRD memiliki tugas untuk ikut serta dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya.
Sedangkan fungsi pengawasan adalah mengontrol pelaksanaan perda maupun kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sidoarjo lainnya.
Abah Usman menyampaikan bahwa pembelajaran secara langsung terkait tupoksi anggota DPRD Sidoarjo ini juga bagian dari regenerasi kepemimpinan.
“Yang tua akan digantikan yang muda. Jika ini tidak dipersiapkan dengan baik, maka proses estafet kepemimpinan akan gagal. Kita yang lebih tua berkewajiban untuk mempersiapkan mereka agar kelak siap menjadi pemimpin bangsa yang kita cintai ini,” sampainya.
Diungkapkan oleh Abah Usman bahwa kegiatan dengan sekolah atau kampus sudah sering kali dilakukan dengan beberapa sekolah atau kampus yang ada diwilayah Kabupaten Sidoarjo.
Karena bagi politisi asal Kecamatan Sedati itu, Kantor DPRD Sidoarjo merupakan rumah rakyat yang dibangun dari uang rakyat dan anggota dewan yang duduk disana juga dipilih oleh rakyat yang ada di Daerah Pemilihan (Dapil) nya masing-masing.
“Kami selalu membuka ruang kepada siapapun. DPRD sebagai rumah rakyat, siapapun boleh belajar disini mendalami tugas dan fungsi DPRD Sidoarjo. Semakin dalam memahami peran dan tugas DPRD, maka secara tidak langsung ikut terlibat melaksanakan pengawasan,” terangnya. (mams).







