• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Jumat, 30 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Artikel dan Opini

Dunia Azzahra, Imajinasi Tak Bertepi

by Radar Jatim
25 Juli 2025
in Artikel dan Opini, Sastra/Budaya
0
Dunia Azzahra, Imajinasi Tak Bertepi

Arik S. Wartono

73
VIEWS

Oleh Arik S. Wartono

“Imajinasi adalah awal dari penciptaan. Anda membayangkan apa yang Anda inginkan, apa yang Anda mau, kemudian Anda menciptakan apa yang Anda inginkan.” – George Bernard Shaw.

Dalam konteks anak-anak, imajinasi memainkan peran penting dalam proses kreatif mereka, terutama dalam melukis.

Azzahra Adiva yang bernama lengkap Azzahra Adiva Myesha Khairunnisa, lahir 29 Agustus 2018, saat ini masih usia 6 tahun dan bulan depan (Agustus) genap berusia 7 tahun. Ia belajar pada Sanggar DAUN sejak November 2024. Dengan bakat dan gairah melukis yang kuat, dirinya mampu mengeksplorasi imajinasi dengan produktivitas yang tinggi, sehingga hanya dalam waktu 10 bulan telah menghasilkan tak kurang dari 5 karya media cat akrilik dan spidol di atas kanvas berukuran lebih dari 1 meter, dan puluhan karya di bawah ukuran 1 meter.

Skets-skets atau gambarnya pada media kertas (kertas apa saja) tak terhitung jumlahnya, karena sejak usia balita Azzahra Adiva memang telah menjadikan tembok dan lantai serta segala perabot di rumahnya sebagai media berkarya. Bisa jadi –saat itu– orang awam salah menafsir sebagai aktivitas corat-coret yang tak bernilai apa pun. Bahkan, mungkin malah dianggap gangguan visual, padahal itu merupakan periode awal ekspresi artistik dan kreativitas anak.

Melukis adalah salah satu sarana yang penting untuk mengasah kemampuan anak menjadi lebih kreatif dan inovatif. Bahkan dalam berbagai penelitian ilmiah, strategi pembelajaran seni lukis yang efektif terbukti dapat meningkatkan imajinasi, ekspresi dan kreativitas anak-anak.

Viktor Lowenfeld seorang ahli pendidikan seni, yang menekankan pentingnya kreativitas dalam perkembangan anak-anak, bahkan pernah menulis:

“Kreativitas anak-anak adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan orisinal, baik itu dalam bentuk karya seni, cerita, atau solusi masalah.” – Viktor Lowenfeld (Lowenfeld, V., Creative and Mental Growth. Macmillan, 1957).

Karya-karya Azzahra Adiva tentu saja orisinal, karena semua lahir dari isi kepala yang kaya imajinasi dan tangan yang belum banyak “dikotori” pengaruh teknik melukis yang terpola, doktriner dan membosankan, karena cuma begitu-melulu. Azzahra Adiva tidak pernah (atau minimal belum) memasuki jebakan klise ini, jebakan teknis yang bagi para awam justru dibaca sebagai tanda kepandaian melukis.

Azzahra memang seniman alami, seperti kata Pablo Picasso, salah seorang seniman paling terkenal di era modern:

“Every child is an artist, the problem is how to remain an artist once we grow up.”

Artinya:
“Setiap anak adalah seniman, masalahnya adalah bagaimana tetap menjadi seniman setelah kita dewasa.”

Maka tidak perlu heran jika bulan ini, tanggal 26-31 Juli 2025 di Galeri Merah Putih Balai Pemuda Surabaya, Azzahra Adiva mampu menggelar sebuah pameran tunggal untuk karya-karya lukisnya. Total ada 14 karya, yang terbesar berukuran 100×150 cm (ada 3 karya), dan yang terkecil sebuah karya lukisan cat air, spidol dan akrilik di atas kertas A3 dengan judul “Pagi di Sawah” (2024), yang karya ini telah mendapatkan penghargaan internasional dalam sebuah ajang kompetisi seni lukis anak internasional: Picasso an International Art Contest, Category Creative Brilliance 2025 (Gold Artist), Maret 2025.

Mari kita “baca” karya Azzahra Adiva yang dipilihnya untuk poster pameran tunggalnya yang perdana ini: “Penyelidikan Kasus Bawah Tanah“, cat akrilik dan spidol di atas kanvas, 50×50 cm, 2025. Karya ini memancarkan energi kreatif yang dinamis dan imajinatif. Dengan dominasi background warna hijau cerah di atas teknik cipratan transparan warna hijau yang lebih gelap, Azzahra Adiva menyuguhkan gagasan yang lugas, khas dunia anak. Seniman cilik ini menghadirkan dunia bawah tanah yang penuh misteri dan keajaiban. Tiga peri detektif yang cerdik dan kucing malang yang terperangkap menjadi fokus utama, sementara serangga di sekitarnya menambah dinamika visual yang kaya.

Salah satu karya imajinatif Azzahra, ‘Penyelidikan Kasus Bawah Tanah’.

Dari segi teknis, karya ini menunjukkan kemampuan Azzahra Adiva dalam mengolah warna dan bentuk dengan spontan dan ekspresif. Skets spontan menggunakan spidol dan goresan kuas tanpa ragu menggunakan warna-warna cerah menciptakan kesan yang dinamis dan penuh energi. Komposisi yang seimbang dan harmonis menunjukkan kemampuannya dalam mengatur elemen-elemen visual dengan baik.

Namun, di balik keindahan visual tersebut, karya ini juga mengajak kita untuk melihat lebih dalam tentang makna simbolis dan spiritual. Peri detektif dapat diinterpretasikan sebagai simbol kebijaksanaan dan intuisi, sementara kucing malang yang terperangkap dapat melambangkan kesulitan dan tantangan yang dihadapi dalam setiap fase hidup manusia. Serangga di sekitarnya dapat diartikan sebagai simbol keanekaragaman dan kompleksitas kehidupan.

Dengan demikian, “Penyelidikan Kasus Bawah Tanah” tidak hanya merupakan karya seni anak yang polos, indah sekaligus imajinatif, tetapi juga merupakan refleksi dari jiwa polos anak-anak yang tersembunyi dalam setiap relung diri kita para orang dewasa dalam mencari makna spiritual tentang kompleksitas hidup. Karya ini menunjukkan bagaimana anak-anak dapat mengekspresikan ide dan emosi mereka melalui seni, serta bagaimana seni dapat menjadi sarana untuk memahami dan mengekspresikan keajaiban kehidupan.

Setiap manusia memiliki kemampuan untuk menciptakan ide-ide baru dan mengembangkan apa yang telah ada menjadi suatu hal yang lebih terbaharukan. Kemampuan ini disebut dengan kreativitas. Kreativitas tumbuh dan berkembang sedari kecil.

Proses, kebiasaan, lingkungan sekitar yang dilalui dalam tumbuh kembang anak, sangat mempengaruhi hal tersebut. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Astuti & Aziz (Astuti, R., & Aziz, T. (2019) dalam Integrasi Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini di TK Kanisius Sorowajan Yogyakarta. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini) yang menyatakan, bahwa kreativitas adalah kemampuan individu dalam menghasilkan suatu pemikiran atau hal-hal baru atas pengamanannya melalui rangkaian latihan-latihan inovatif yang hasilnya berupa contoh-contoh baru dan perpaduan data dari pengalaman sebelumnya.

Dalam proses pengembangan kreativitas, bermain pada anak memberikan dampak yang sangat besar pada perkembangan kreativitas seorang anak. Hal ini memberikan dampak mempengaruhi baik dari segi psikologis, kecerdasan dan fisik (motorik) seorang anak.

Kreativitas tumbuh bermula dari imajinasi sang anak. Imajinasi timbul ketika seorang anak sedang bermain, baik itu dengan mainan ataupun benda sederhana di sekitarnya. Menurut Tedjoworo (2001) dalam Wicaksono (Wicaksono, H. (2018): Pengembangan Media Permainan Imajinasi Dalam Pembelajaran Menulis Puisi, Suminar) menyatakan, bahwa secara umum yang dimaksud dengan istilah imajinasi adalah daya khayal untuk membentuk gambaran (imaji) atau konsep-konsep mental yang tidak secara langsung didapatkan dari sensasi penginderaan. Dalam bermain, anak memproyeksikan gambaran suatu peristiwa di dalam otak terkait dengan hal yang dimainkannya, anak membayangkan seperti apa gambaran kenyataan dari suatu keadaan tersebut di dalam pikirannya.

Karya lukisan Azzahra Adiva “Cerita Tentang Rasi Bintang Kucing“, cat akrilik di atas kanvas, 60×80 cm, 2025, kaya akan imajinasi. Dengan palet warna yang lembut dan menenangkan, ia seakan membawa kita pada sebuah dimensi kosmik yang dipenuhi bintang-bintang dan rasi yang unik. Komposisi yang memadukan elemen astronomi versi dirinya dengan sentuhan magis menciptakan kesan yang misterius.

Goresan kuas yang halus dan detail-detail yang cermat menambah keunikan karya ini, sementara nuansa fantasi yang kuat tetap dipertahankan. Lukisan ini tidak hanya mengajak kita untuk sejenak menengok keindahan alam semesta, tetapi juga merangsang kita untuk merenungkan simbolisme di balik rasi bintang kucing. Apakah ini representasi dari rasa ingin tahu, kemandirian, atau keanggunan dalam kepolosan jiwa anak? Azzahra Adiva membiarkan kita untuk menafsirkan makna di balik karya ini sesuai dengan imajinasi kita masing-masing.

“Cerita tentang Rasi Bintang Kucing” adalah contoh kecil dari bagaimana seni lukis anak dapat membawa kita pada petualangan imajinatif yang tak terbatas. Karya ini mengingatkan kita akan keindahan dan misteri alam semesta yang selalu menanti untuk dijelajahi. Ini adalah undangan untuk melihat lebih tinggi, memandang lebih jauh, dan merenungkan cerita-cerita tersembunyi di balik imajinasi anak-anak. (*)

Gresik, 23 Juli 2025

*) Arik S. Wartono, Kurator, Pendiri dan Pembina Sanggar DAUN.

Tags: Dunia AzzahraImajinasi Tak Bertepi

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
‘SMANITA Peduli’ Bagikan Seragam Gratis dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

‘SMANITA Peduli’ Bagikan Seragam Gratis dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In