• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Senin, 16 Maret 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Gagas Program Social Room di LPKA Blitar, Mahasiswa UM Ingin Cetak Generasi Peduli Kesadaran Sosial

by Radar Jatim
10 Oktober 2025
in Pendidikan
0
Gagas Program Social Room di LPKA Blitar, Mahasiswa UM Ingin Cetak Generasi Peduli Kesadaran Sosial
52
VIEWS

BLITAR (RadarJatim.id) — Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Universitas Negeri Malang (UM) menggagas program Social Room yang diterapkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar. Program ini menghadirkan kegiatan edukasi dan pendampingan yang dikemas dengan cara menyenangkan, seperti permainan interaktif.

Diharapkan, lewat program ini anak binaan di LPKA Blitar bisa belajar empati, komunikasi, dan kerja sama tanpa merasa terbebani. Setiap kegiatan dalam program Social Room dirancang selaras dengan teori Ekologi Bronfenbrenner. Dengan cara ini, anak binaan diharapkan mampu membangun kembali rasa percaya diri, mengurangi sikap tertutup, dan lebih siap berbaur dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Ketua Tim PKM-PM, Octa Ramadhani, menjelaskan, program Social Room dilaksanakan selama tiga siklus, berturut-turut pada Agustus hIngga Oktober 2025. program ini, lanjutnya, terbagi ke dalam tiga siklus dengan tema Ruang Misi 1 “Kenali Aku dan Mereka”, Ruang Misi 2 “Pesan Tersembunyi”, dan Ruang Misi 3 “Petualangan”.

“Setiap misi dirancang untuk membentuk kemampuan anak binaan mengenali diri, memahami orang lain, bekerja sama, hingga menginternalisasi nilai kebersamaan,” ujar Octa bersama empat anggotanya: Fidela Faustina Faizza, Septian Nugraha Putra Kusuma, Fatchia Nurul Farhana, dan Marina Ivania Wardani, Jumat (10/10/2025).

Tiga Ruang Misi

Dikatakan, program berlangsung pada Agustus-Oktober 2025 dan terbagi dalam tiga ruang misi:

  1. Ruang Misi 1: Kenali Aku dan Mereka – anak binaan diajak mengenali diri sendiri dan teman melalui refleksi sederhana.
  2. Ruang Misi 2: Pesan Tersembunyi – permainan kuis kelompok untuk melatih komunikasi, kerja sama, dan disiplin.
  3. Ruang Misi 3: Petualangan – permainan tim, seperti number hunter, kardus warrior , dan jump action yang mengasah empati, tanggung jawab, serta kepercayaan diri.

Hasil evaluasi menunjukkan perkembangan signifikan di setiap siklus. Pada Ruang Misi 1, anak-anak mulai berani menerima diri dan menunjukkan empati sederhana, seperti menanyakan kondisi teman atau memberikan dukungan emosional.

Memasuki siklus ketiga, lebih dari separo peserta mampu mengenali emosi orang lain secara konsisten dan mengekspresikan kepedulian dengan cara yang lebih matang. Perkembangan juga terlihat dalam Ruang Misi 2 yang menekankan interaksi kelompok. Anak binaan semakin disiplin mengikuti aturan, memahami struktur kelompok, hingga menunjukkan sportivitas dalam permainan. Pada siklus terakhir, lebih dari 80% peserta mampu bekerja sama secara efektif, menghargai pendapat berbeda, dan menjaga suasana kompetisi tetap sehat.

Ruang Misi 3 menjadi puncak kolaborasi. Melalui permainan kelompok, seperti number hunter, kardus warrior dan jump action, anak binaan dilatih untuk saling membantu, berkoordinasi, dan mengambil keputusan bersama. Hasilnya, lebih dari 70% peserta menunjukkan empati dan tanggung jawab tinggi terhadap timnya.

“Selain temuan kualitatif, peningkatan juga tecermin dari hasil pretest dan post-test. Rata-rata skor empati, kesadaran berorganisasi, dan kerja sama melonjak tajam dari siklus ke siklus. Pada Ruang Misi 3, misalnya, nilai rata-rata meningkat dari 65 pada pretest menjadi 91 di posttest,” papar mahasiswa Prodi Pendidikan Guru SD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang ini.

Kepala LPKA Kelas 1 Blitar, Sugeng, menyebut program Social Room ini sebagai salah satu langkah nyata menyiapkan anak binaan kembali ke masyarakat dengan bekal karakter sosial yang lebih kuat.

“Kami ingin mereka tidak hanya menyelesaikan masa pembinaan, tetapi juga pulang dengan kemampuan empati, kepedulian, dan kerja sama yang akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap, program ini dapat membantu anak-anak binaan mengembangkan rasa empati, kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama, karena mereka masih membutuhkan ruang untuk mengekspresikan diri secara positif dan membangun keterampilan sosial yang bermanfaat di masa depan.

Diketahui, kasus kriminalitas di Kota Blitar, Jawa Timur mengalami lonjakan yang signifikan per tahun 2022. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, tercatat 2.238 kasus, jauh meningkat dibanding tiga tahun sebelumnya yang hanya berkisar ratusan kasus. Tingginya angka kriminalitas juga melibatkan anak-anak, yang kemudian harus menjalani proses rehabilitasi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kels I Blitar, satu-satunya lembaga pemasyarakatan anak di Jawa Timur.

Saat ini, LPKA Kelas 1 Blitar membina 197 anak didik dengan latar belakang kasus yang beragam. Mereka tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mendapatkan pembinaan dan rehabilitasi yang mencakup pendidikan formal dan pelatihan keterampilan. Selain itu, mereka juga menghadapi tantangan yang tidak hanya bersifat hukum dan fisik, tetapi juga sosial dan psikologis.

Tekanan mental selama masa pembinaan kerap membuat mereka kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Sejumlah mantan binaan mengaku, bahwa pengalaman awal masuk LPKA terasa menakutkan, menimbulkan tekanan mental, dan melemahkan kesadaran sosial (social awareness). Kondisi tersebut diperkuat oleh kurangnya dukungan psikologis yang diberikan secara rutin.

Anak binaan di LPKA Kelas 1 Blitar berada pada rentang usia 12–18 tahun, yaitu masa remaja yang rentan terhadap berbagai persoalan sosial dan emosional. Tidak sedikit dari mereka menghadapi kecemasan, kesepian, hingga rendahnya rasa percaya diri. Perbedaan drastis antara kehidupan di luar dan aturan ketat di dalam lembaga kerap menimbulkan tekanan, sehingga membuat mereka kesulitan beradaptasi dan berisiko mengalami gangguan psikologis bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Octa menambahkan, program Social Room selaras dengan tema ke-6 Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yaitu penguatan pendidikan, sains, dan teknologi. Pelaksanaan program ini juga mendukung kebijakan pemerintah melalui penerapan profil lulusan yang mencakup delapan dimensi utama, dengan penekanan khusus pada dimensi kolaborasi dan komunikasi.

Program ini, lanjut Octa, turut berkontribusi dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas melalui Asta Cita, khususnya pada poin keempat yang berfokus pada penguatan pembangunan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan peran generasi muda.

“Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif, program Social Room diharapkan menjadi model pembinaan yang dapat direplikasi di berbagai LPKA di Indonesia,” pungkasnya. (rj2)

Tags: LPKA BlitarMahasiswi UMProgram Social Room

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Tembok Pembatas Akan Dijebol Paksa, Warga Perumahan Regency Wadul Wabup Mimik Idayana

Tembok Pembatas Akan Dijebol Paksa, Warga Perumahan Regency Wadul Wabup Mimik Idayana

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In