KEDIRI (RadarJatim.id) — DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri, Jawa Timur terus memperkuat pembinaan generasi muda. Hal itu sebagai bagian dari strategi jangka panjang menyongsong Indonesia Emas 2045.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui seminar Peningkatan Kapasitas Pemuda di Gedung DMC lantai 5, Pondok Pesantren Wali Barokah yang digelar dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) LDII Kota Kediri, Minggu (28/12/2025).
Ketua DPD LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, menegaskan, bahwa kekuatan utama pembangunan bangsa terletak pada kualitas karakter pemudanya.
“Kami ingin menyiapkan generasi yang unggul, tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi juga dalam moral, spiritual, dan karakter. Tanpa karakter yang kuat, pembangunan tidak akan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, LDII membangun pembinaan pemuda melalui tiga pilar utama, yakni akhlakul karimah, alim dan fakih, serta kemandirian, yang diperkuat oleh nilai 29 karakter luhur sebagai pedoman pembentukan kepemimpinan.
Dalam seminar tersebut, Aries Ahmad Kudhori, Kepala Bidang Kepemudaan Disparpora Kota Kediri, menekankan pentingnya kesiapan pemuda menghadapi tantangan zaman.
“Pemuda hari ini harus mampu beradaptasi dengan perubahan, memahami dinamika kepemimpinan di era digital, dan memiliki visi kebangsaan untuk membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” kata Aries.
Sementara itu, Mujidul Ibad, Ketua DPD KNPI Kota Kediri, menyoroti pentingnya keberanian pemuda dalam mengambil peran nyata.
“Kepemimpinan bukan soal siapa yang paling lantang berbicara, tetapi siapa yang paling siap bertanggung jawab. Pemuda harus berani bertindak, jujur, amanah, dan konsisten,” tegasnya.
LDII Kota Kediri berharap kegiatan tersebut melahirkan generasi pemimpin yang berintegritas dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan Kota Kediri dan bangsa. (rul)







