SIDOARJO (RadarJatim.id) — SMP Negeri 2 Taman yang terus berkomitmen terhadap kebersihan lingkungannya mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, yakni ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Jawa Timur 2025.
Sekolah yang dipimpin oleh Sujono, S.Pd ini berhasil meraih penghargaan Lingkungan Hidup Terbaik dan masuk dalam 20 besar Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur dari 286 Sekolah Adiwiyata Provinsi di Jawa Timur.
SMP Negeri 2 Taman mewakili Sidoarjo menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi terbaik Tingkat SMP di Jawa Timur.
Menurut Sujono, capaian ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh warga sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan. “Apresiasi yang diberikan oleh DLH Provinsi untuk SMP Negeri 2 Taman yakni Drop box berukuran 240 liter sebanyak 3 buah,” jelasnya pada (10/1/2025) pagi.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas konsistensi SMP Negeri 2 Taman dalam menerapkan program Adiwiyata, mulai dari pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi, inovasi kegiatan peduli lingkungan, hingga pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., pada Senin, 29 Desember 2025 lalu, hingga semakin menambah kebanggaan bagi keluarga besar SMP Negeri 2 Taman. “Penyerahan piagam penghargaan ini dilaksanakan di Kantor DLH Provinsi Jawa Timur,” kata Sujono.
Momen ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada seluruh murid.
“Semoga prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain untuk bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup,” harap Pak Jono_sapaan akrabnya.

Sementara itu dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional (10/1/2025), seluruh Keluarga Besar SMP Negeri 2 Taman juga membudayakan peduli lingkungan, muladi Kepala Sekolah, Bapak Ibu Guru, Karyawan dan Murid.
Budaya positif ini ditumbuhkan untuk meningkatkan kesadaran bahwa lingkungan perlu dilestarikan agar kualitas hidup manusia terjaga. “Peringatan hari lingkungan hidup nasional menjadi momentum untuk menguatkan tanggung jawab bersama bahwa lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga individu,” terang Sujono.
Selain itu, peringatan hari lingkungan hidup nasional menjadi momentum untuk menguatkan tanggung jawab bersama bahwa lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tangggung jawab kita semua. “Oleh sebab itu, warga SMP Negeri 2 Taman memperingati dengan membudayakan kebersihan lingkungan dan penghijauan di area sekolah,” ujarnya.
“Karena budaya lingkungan tercantum dalam Visi SMP Negeri 2 Taman ‘mewujudkan murid yang religius, berkarakter, berprestasi dan berbudaya lingkungan,” tegas Pak Jono.(mad)







