SIDOARJO (RadarJatim.id) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd mengukuhkan Pengurus Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Kabupaten Sidoarjo masa bhakti 2023 – 2026.
Misdi, S.Pd, Ketua FKKG Kabupaten Sidoarjo yang baru saja dikukuhkan mengatakan bahwa pihaknya beserta jajaran pengurus lainnya, langsung bergerak dan bekerja dalam rangka mengembangkan serta meningkatkan kualitas pendidikan.
“Untuk itu, setelah acara pengukuhan ini. Kami langsung mengadakan pelatihan digitalisasi pendidikan untuk guru-guru kreatif dan inovatif,” kata Misdi usai acara pengukuhan di aula Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Sidoarjo, Sabtu (01/04/2024) kemarin.
Ia mengatakan bahwa pelatihan digitalisasi ini diikuti oleh seribu orang guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Sidoarjo yang diadakan secara luring atau tatap muka selama dua bulan, yaitu mulai 1 April – 14 Mei 2023.
Dikatakan oleh Misdi bahwa pelatihan digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat proses pembelajaran didalam kelas masing-masing.
“Guru-guru diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam penggunaan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didiknya,” katanya.
Untuk itu, pihaknya menghadirkan beberapa pemateri atau narasumber yang ahli dibidangnya masing-masing untuk memberikan pembelajaran terkait digitalisasi kepada seribu orang guru tersebut.
Adapun materi yang akan disampaikan oleh narasumber diantaranya, pembelajaran dan pengenalan Artificial Intelligence (AI) untuk pembuatan materi pembelajaran, pembuatan narasi pembelajaran melalui teknologi aplikasi sebagai bahan ajar dan pembuatan Web Branding personal guru.
“Serta materi tentang pembuatan Microsite untuk pengelolaan konten guru,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala P&K Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi menuturkan bahwa pihaknya mendukung kegiatan pelatihan digitalisasi yang dilakukan oleh FKKG Kabupaten Sidoarjo masa bhakti 2023-2026 tersebut.
Meskipun baru saja dikukuhkan, para pengurusnya langsung bergerak cepat dengan mengadakan pelatihan digitaslisasi selama 2 bulan kepada seribu orang guru dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo di era digital sekarang ini.
“Kita tidak bisa lagi menggunakan metode pembelajaran yang konvensional. Kita harus mengikuti perkembangan teknologi agar peserta didik dapat lebih mudah memahami materi pembelajaran,” tuturnya.
Pelatihan digitalisasi pendidikan untuk guru kreatif dan inovatif tersebut dibagi menjadi 5 gelombang, yaitu gelombang I pada tanggal 1 – 2 April untuk Kecamatan Jabon, Tulangan, Waru dan Porong.
Gelombang II untuk Kecamatan Krembung, Sukodono, Prambon dan Buduran pada tanggal 8 – 9 April. Gelombang III pada tanggal 15 – 16 April untuk Kecamatan Taman, Gedangan dan Candi.
Sedangkan gelombang IV pada tanggal 6 – 7 Mei untuk Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo dan Krian. Gelombang V pada tanggal 13 -14 Mei untuk Kecamatan Sedati, Tarik, Balongbendo dan Wonoayu.
Adapun yang bertindak sebagai narasumber, Kepala P&K Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Slamet Riyadin, S.STP, M.HP, Kepala Bidang Mutu Pendidikan Dr. Netti Lestiningsih serta Setya Ardhianta, SE CEO Virtual Sekolah Innovative dan Inspiring Coach. (mams)







