SIDOARJO (RadarJatim.id) — Ingin membahagiakan orang tuanya, sekaligus ingin membanggakan sekolahnya Nadhif Rizqi Handrianto siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo berjuang keras untuk bisa masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri).
Ternyata perjuangannya tidak sia-sia, siswa kelas XII.3 ini berhasil diterima masuk PTN melalui jalur Golden Ticket ITS 2026 dengan jurusan Teknik Kimia.
“Alhamdulillah sangat senang sekali, dan besyukur kepada Allah yang sudah memberikan kesempatan mengabulkan salah satu mimpi saya, yakni untuk berproses di ITS,” ungkap Nadhif_sapaan akrabnya pada (22/2/2026) siang.
“Dan saya sangat yakin, apa yang saya dapatkan itu tidak hanya dari kerja keras saya sendiri, melainkan juga dari doa orang tua. Allah yang membukakan jalan semuanya,” jelasnya.
Nadhif mengaku, yang memotivasi selama ini jelas ingin menggapai cita-cita sejak kecil untuk masuk di ITS, dan ingin menjadikan ITS sebagai salah satu tempat untuk berproses menuju cita-cita selanjutnya.
“Apalagi dari dulu belum kesampaian untuk bisa masuk sekolah negeri. Alhamdulillah untuk kuliah saya berusaha untuk masuk di salah satu top PTN, yakni ITS Surabaya,” katanya riang.
Disamping itu, juga untuk membanggakan kedua orang tua yang sudah memberikan banyak sekali usaha, yang dilakukan untuk saya selama saya hidup. “Seperti sebuah kasih sayang maupun doa yang tiada hentinya,” terang Nadhif yang juga sebagai Ketua IPM SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo.
“Dan yang terakhir motivasi saya tentu ingin membanggakan nama besar SMAMDA dimanapun berada. Karena sudah menjadi bagian dari proses saya membantu upgrade diri menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.
Ia ceritakan bagaimana persiapan dan prosesnya bisa diterima jalur Golden Ticket ? Kebetulan kenal dengan salah satu alumni SMAMDA yang sekarang kuliah di ITS. “Saya dikasih informasi terkait Golden Ticket ITS melalui laman Instagram resmi ITS admission. Ternyata baru tahun pertama ini meluncurkan Golden Ticket.
Di sinilah yang membuat saya sangat tertarik untuk mencari peluang mewujudkan cita-cita saya untuk bisa masuk di ITS. Terdapat beberapa kategori Golden Tiketnya yang diberikan yakni Ketua OSIS, Content Creator, Siswa Rntrepreneur dan Siswa Atlet.
“Ketentuan atau syarat lain tentunya siswa eligible, memiliki prestasi dan Ketika SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi) harus memilih ITS di pilihan pertama,” urainya.
“Di situlah saya pribadi benar-benar melihat sebuah peluang besar, saya dulu merupakan Ketua Umum IPM 24/25 dan alhamdulillah masuk di eligible 10 besar,” ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat saya semakin yakin untuk mempersiapkan dengan baik-baiknya. Untuk kategori Ketua OSISI disebutkan untuk mempersiapkan esai kontribusi selama menjabat, surat rekomendasi sekolah, surat keterangan eligible, prestasi, dan nilai rapot untuk mendaftar golden tiket ITS.
Prosesnya cukup lumayan lama saat membuat esai kontribusi selama menjabat, karena memikirkan apa yang disampaikan agar dapat menarik perhatian pembaca.
“Alhamdulillah dengan bantuan sekolah, sering berkonsultasi dengan pimpinan sekolah dan guru BK membuat proses pendaftaran semakin cepat dan mudah,” jelas Nadhif yang bercita-cita ingin bekerja di Petrokimia Gresik.(mad)







