SURABAYA (Radarjatim.id) – Ikatan Wanita Berbudaya Indonesia (IWBI) memperingati Hari Ibu ke-97, mengajak perempuan Indonesia. Untuk menjaga dan mengembangkan budaya nasional secara berkelanjutan hingga ke tingkat internasional.

Founder IWBI, Nanik Prastiya Nyono, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pelestarian budaya Indonesia dengan mengusung semangat Bhinneka Tunggal Ika. Puluhan perempuan mengenakan kebaya nasional dalam kegiatan tersebut sebagai simbol komitmen menjaga nilai budaya.
“Dengan mengenakan kebaya nasional, perempuan turut menjaga nilai-nilai budaya Indonesia,” ujar Tiya, sapaan akrab Nanik Prastiya Nyono.

Seluruh peserta hadir mengenakan kebaya dengan berbagai paduan kain tradisional seperti batik dan songket. Selain busana, IWBI juga menampilkan kuliner khas Indonesia sebagai bagian dari penguatan identitas budaya.
IWBI memperkenalkan seragam resmi organisasi berupa setelan jas dan batik yang akan digunakan secara nasional. Motif batik mengangkat filosofi Bhinneka Tunggal Ika dan dikerjakan oleh pengrajin Jawa Timur dengan bahan batik tulis.
IWBI juga akan membentuk kepengurusan di seluruh provinsi. Deklarasi nasional dijadwalkan berlangsung pada Januari mendatang di Jakarta dan dihadiri jajaran founder, dewan kehormatan, serta pengurus pusat.
Sebelumnya, IWBI telah aktif melakukan diplomasi budaya dengan sejumlah negara asing melalui program Hari Kebaya Nasional (HKN).
Ke depan, IWBI berencana berpartisipasi dalam Fashion Week Rusia di Moskow sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia di kancah internasional. (R9)




