SIDOARJO (RadarJatim.id) — Kampoeng Sinaoe Sidoarjo yang merupakan pendidikan non formal tidak hanya memberikan Soft Skill akademik saja melainkan pembentukan karakter bagi Warga Sinaoe dengan kegiatan Friendship Camp yang dilaksanakan pada 2-3 November 2024 di Pondok Pesantren Al Falah Ganjaran, Gondanglegi, Malang.
Banyak rangkaian kegiatan yang telah dirumuskan untuk membentuk karakter dan penanaman nilai-nilai Kampoeng Sinaoe, diantaranya Ketuhanan, Budi pekerti, Kekeluargaan, Pemberdayaan, Lingkungan, Literasi, Kepemimpinan.
Dalam pelaksanaannya, peserta diajak untuk menggunakan transportasi umum, bertujuan agar jiwa Survival Warga Sinaoe bisa terbentuk. Dilanjut napak tilas ke tempat guru dari Mohammad Zamroni selaku Pendiri Kampoeng Sinaoe Sidoarjo. Merupakan menjadi cikal bakal awal mula adanya Kampoeng Sinaoe.
Awal ke makam H. Nasihuddin pendiri IEC (Islamic English Course), merupakan tempat Pak Zam sapaan akrab Mohammad Zamroni saat belajar bahasa Inggris di Penjalinan, Gondanglegi, Malang. Dilanjutkan lagi ke makam KH. Mustofa Siradj pendiri Pondok Pesantren Al Falah Ganjaran, Gondanglegi, Malang tempat Pak Zam dulu mondok. Termasuk kegiatan menarik lainnya, seperti Social Class, Mission X dan Back To Nature.
Ketua Pelaksana Friensdship Camp 2024 M. Affan Al Ghifari menjelaskan bahwa Warga Sinaoe diajak napak tilas agar mengetahui dari mana Kampoeng Sinaoe dulu bisa ada sampai saat ini. “Juga berharap agar mendapatkan keberkahan ilmu yang manfaat dari kegiatan napak tilas tersebut,” harapnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, KH. Muchammad Sodiq sangat menyambut baik kehadiran rombongan Friendship Camp Kampoeng Sinaoe Sidoarjo. “Semoga Warga Sinaoe mengetahui sanad keilmuan pendiri tempatnya dulu belajar dan menuntut ilmu,” doanya.
Sementara itu salah satu peserta M. Syifa’ Raychan Baithaar mengaku sangat senang dan antusias sekali dengan kegiatan Friendship Camp kali ini, karena kegiatannya variatif dan saling membentuk kekompakan satu sama lain.(mad)







