SIDOARJO (RadarJatim.id) — Kunjungan ‘ngopi’ bareng Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur di Tefa (Teaching Factory) SMK Negeri 1 Buduran membuatnya sangat terkesan dengan rasanya. Sekaligus memberikan apresiasi hasil karya siswa, juga memborong beberapa kue-kuenya, mulai Frosroll, roti sisir, pizza, sus buah, sosis solo.
“Saya sangat mengapresiasi sekali dengan Tefa SMK Negeri 1 Buduran yang baru saja dilauching, karena akan bisa menjemput pasar-pasar kuliner zaman sekarang. Juga bisa mengembangkan wirausaha bagi peserta didiknya,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, S.STP M.M saat ngopi bareng di Tefa SMK Negeri 1 Buduran, pada (7/1/2026) pagi.
Ia terangkan, selama ini memang kami sangat berharap SMK–SMK itu harus lebih produktif dengan segala kompetensi yang dimiliki. Dengan kompetensi yang dimiliki, siswa-siswa akan punya skill yang bisa dikembangkan, tidak hanya dalam proses akademik, tetapi juga tentu dalam proses prakteknya.
“Dan di SMK Negeri 1 Buduran ini sudah lengkap, artinya akademik sangat menunjang yang diiringi dengan tempat-tempat untuk berpraktik secara langsung,” terangnya.

“Jadi, dengan adanya Tefa yang baru ini, kebutuhan pasar sekarang akan kuliner di tempat-tempat yang bisa mengembangkan wirausaha tentu menjadi bagian dari apresiasi kami dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” ucap Pak Aries_sapaan akrabnya.
Selain itu kolaborasi antara guru dan siswa dengan dunia usaha sudah berjalan dengan baik. Oleh karena itu, Tefa SMK Negeri 1 Buduran ini kita harapkan bisa berkembang dengan baik. Karena saya tadi juga sudah keliling melihat tempat-tempat wirausaha fasilitas yang baik pula. Mulai dari perhotelan, salon kecantikan, kafe, tempat kuliner, resto dan catering Pawon Satu.
“Semua itu bisa dijadikan praktik secara langsung oleh siswa dan gurunya. Kulinernya sangat menunjang, pangsa pasarnya juga sangat mendukung. Kita harapkan terus berkembang dengan baik, dan menjadi tempat menempuh ilmu, menempah pengalaman yang menjadi bekal nantinya bila sudah turun di dunia bekerja dan dunia industri,” jelasnya.
Lanjutnya, apalagi soal rasa tidak kalah dengan restoran-restoran dan di hotel-hotel yang lain, karena kualitas produksinya sudah selevel industri. “Saya biasanya tiap pagi tidak pernah makan gorengan, namun karena tadi ke dapurnya dan melihat langsung prosesnya, dan saya takjub melihat prosesnya, akhirnya saya berani makan gorengan pagi hari,” ungkap Pak Aries sembari mengacungkan jempolnya.
“Jadi menurutnya konsep ini sudah sangat bagus, tinggal bagaimana cara menjaganya saja. Yang sulit itu menjaga dan komitmen untuk terus meningkatkan. Konsumen yang pernah berkunjung ke sini, jangan sampai saat berkunjung lagi kondisi tetap atau monoton, sehingga memang harus selalu ada yang baru. Makanya saran saya harus sering ada evaluasi agar orang terus tertarik untuk datang ke Tefa SMK Negeri 1 Buduran ini,” sarannya.

Kepala SMK Negeri 1 Buduran Dra. Agustina, M.Pd juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur yang menyempatkan waktunya hadir di Tefa kami untuk ‘ngopi bareng’.
“Dengan kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, semoga menambah semangat kami Keluarga Besar SMK Negeri 1 Buduran untuk terus berkembang menjadi yang lebih baik lagi,” doa Bu Agustin dengan rasa lega.(mad)







