• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Rabu, 21 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

KMS : Meninggal Setelah Isoman, Karena Tak Dapatkan Sentuhan Medis

by Radar Jatim
14 Juli 2021
in Kesehatan
0
KMS : Meninggal Setelah Isoman, Karena Tak Dapatkan Sentuhan Medis

Dwi Wahyu Indrawati, Ketua Komunitas Masyarakat Sidoarjo.

227
VIEWS

SIDOARJO (RadarJatim.id) Lagi-lagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendapat sorotan dari rakyat terkait lambannya penanganan pasien Covid-19 yang terus melonjak ditengah masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakt (PPKM) Darurat ini.

Kali ini sorotan dilontarkan oleh drg. Dwi Wahyu Indrawati, M.Kes., Sp.Perio, Ketua Komunitas Masyarakat Sidoarjo (KMS) meminta Pemkab Sidoarjo harus gerak cepat untuk memberikan penanganan medis pada warganya yang terinfeksi Covid-19, namun tak tertampung di Rumah Sakit (RS) sehingga terpaksa harus menjalani isolasi mandiri (isoman).

“Harus disadari betul bahwa ada resiko yang besar bila warga dibiarkan melakukan isoman tanpa adanya pendampingan dari tenaga medis,” kata drg. Dwi Wahyu Indrawati, Selasa (13/07/2021) kemarin.

Dwi Wahyu Indrawati mengatakan bahwa sebaiknya semua warga yang sudah menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk apalagi sampai sesak nafas harus mendapatkan perawatan di RS karena mereka membutuhkan perhatian ekstra.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya mandapatkan banyak informasi terkait warga isoman yang justru meninggal dunia, karena tidak mendapatkan sentuhan medis yang layak.

“Soalnya warga awam tidak tahu obat apa yang harus dikonsumsi,” katanya.

Apalagi banyak warg yang kemudian mencoba mencari informasi soal obat dari media sosial (medsos) yang belum tentu benar, itupun tidak mudah mendapatkannya dan bahkan banyak juga warga yang sampai panik hingga memburu tabung dan regulator oksigen medis.

“Tindakan Isoman itu hanya untuk yang tidak bergejala atau gejala ringan saja. Sedangkan kalau yang sudah sampai sesak nafas, apalagi punya riwayat punya komordib dan sebagainya. Ya harus ditangani tenaga medis di fasilitas kesehatan yang memadai,” terangnya. (imams)

Related Posts

Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Baitul Amin Kedanyang, KH Zainal Abidin: Jadikan Salat sebagai Solusi Problem Kehidupan

Pengajian Isra’ Mi’raj di Masjid Baitul Amin Kedanyang, KH Zainal Abidin: Jadikan Salat sebagai Solusi Problem Kehidupan

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) - Panitia Peringatan...

Driver Taksi Online Meninggal Saat Hendak Antar Jamaah Umrah di Perum Citra Garden Sidokepung Buduran Sidoarjo, Ini Kronologinya

Driver Taksi Online Meninggal Saat Hendak Antar Jamaah Umrah di Perum Citra Garden Sidokepung Buduran Sidoarjo, Ini Kronologinya

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

SAKIT: Driver taksi online meninggal...

Bekali Siswa Hadapi Peluang Karier, SMAMIO Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia

Bekali Siswa Hadapi Peluang Karier, SMAMIO Hadirkan Profesional dari Freeport Indonesia

by Radar Jatim
20 Januari 2026
0

GRESIK (RadarJatim.id) -- SMA Muhammadiyah...

Load More
Next Post
Pemkab Sidoarjo Tak Serius, Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Dibubarkan

Pemkab Sidoarjo Tak Serius, Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Dibubarkan

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In