LAMONGAN (radarjatim.id) – KPU Kabupaten Lamongan resmi menetapkan tiga bakal pasangan calon (Bapaslon) menjadi pasangan calon (Paslon) yang akan berlaga dalam Pilbup, Desember mendatang. Tiga Paslon itu adalah pasangan cabup-cawabup Kartika Hidayati-Saim (Karsa), Yuhrohnur Efendi-Abdul Rouf (YES BRO) dan Suhandoyo-Astiti Suwarni (Kompak).
Penetapan Paslon itu dilakukan dalam rapat pleno KPU Lamongan secara tertutup, tanpa melibatkan Bapaslon. Hal ini disampaikan Ketua KPU Lamongan, Machrus Ali, di kantornya, Rabu (23/9/2020).
“Hari ini tadi kami telah menggelar rapat pleno tertutup tanpa dihadiri pasangan calon,” kata Machrus Ali kepada wartawan di kantor KPU Lamongan Jalan Basuki Rahmat.
Machrus menjelaskan, protokol kesehatan Covid-19 menjadi alasan utama pelaksanaan penetapan Paslon dilakukan secara tertutup. Kesempatan pada tahapan penetapan dan pengundian nomor pasangan calon di hari berikutnya, lanjut Machrus, akan dijadikan momentum awal untuk melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat.
“Ini harus kita awali untuk melaksanakan protokol kesehatan demi pencegahan meluasnya pandemi Covid-19 dalam Pilkada ini. Karena, setelah penetapan dan pengundian nomor akan dilanjutkan proses kampanye hingga coblosan,” ujarnya.
Ketiga pasangan calon yang sudah ditetapkan ini, imbuh Machrus, Kamis (24/9/2020) besok diundang untuk menghadiri pengundian nomor. Pengundian ini akan dilakukan di Sport Center Lamongan atau GOR Lamongan dengan tetap mempertimbangkan kapasitas ruang. Peserta yang diundang juga sangat dibatasi.
“Pastinya apa pun kegiatan Pilkada harus atau wajib hukumnya mematuhi protokoler kesehatan,” tandasnya.
Sementara di tempat terpisah, Bawaslu Lamongan juga sepakat saat pengundian nomor pesertanya dibatasi. Bahkan diusulkan, selain tiga pasang calon bupati dan wakil bupati, partai pengusung atau pendukung hanya diwakili seorang saja.
“Semata-mata demi membatasi kerumuman dan demi mematuhi protokoler kesehatan. Untuk para pendukung silakan berada di posko pemenangan masing-masing,” kata anggota Bawaslukab Lamongan, Tony Wijaya. (san/rj5)




