• Pasang Iklan
  • Redaksi
  • Contact
Selasa, 20 Januari 2026
No Result
View All Result
e-paper
Radar Jatim
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
  • Home
  • Bisnis
  • Hukum dan Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Contact
No Result
View All Result
Radar Jatim
No Result
View All Result
Home Olah Raga

KSMI Didukung KONI dan IMF, 16 Tim Ramaikan Turnamen Akbar Liga Nusantara

by Radar Jatim
21 November 2025
in Olah Raga
0
KSMI Didukung KONI dan IMF, 16 Tim Ramaikan Turnamen Akbar Liga Nusantara
124
VIEWS

SURABAYA (Radarjatim.id) – Ketua Umum Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI), Yan Mulia Abidin, didampingi Ketua KSMI Jatim Khaled dan Al Hadid, Director of  Relations International Mini football Federation (IMF). Didukung oleh KONI dan Tim Medis dari Pemprov Jatim RS Menur dan RS Ubaya yang bekerjasama dengan Hermina. Linus KSMI menjadi langkah awal dalam mencari bibit-bibit unggul nasional.

KSMI didukung KONI dan IMF, secara resmi menggelar turnamen akbar perdana, Liga Nusantara (Linus) KSMI 2025, di Lapangan Thor, Surabaya, Jawa Timur. Event perdana berlangsung dari 22 hingga 28 November 2025 ini mengusung tema, “Join with Us Goes to Mini Football World Cup 2026,” dan akan memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat.

63 pengurus dilantik, hadir juga pendukung dari Tim Medis Pemprov Jatim RS Menur dan RS Ubaya yang bekerjasama dengan Hermina. Linus KSMI menjadi langkah awal dalam mencari bibit-bibit unggul nasional.

“Ini pertama kalinya Komite Sepak Bola Mini Indonesia menyelenggarakan Linus. Event ini adalah event berkelanjutan. KSMI sendiri baru berdiri 19 Februari kemarin, tapi alhamdulillah kita sudah melewati beberapa tahapan, internasionalnya juga sudah,” ujar Yan Mulia Abidin, Ketua Umum Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI), usai pelantikan pengurus KSMI Jawa Timur, di Surabaya, Jumat (21/11/2025).

Linus KSMI 2025 akan diikuti oleh 16 tim dari berbagai provinsi dan daerah lain di Indonesia. Pertandingan akan berlangsung setiap hari mulai pukul 14.00 WIB di Lapangan Thor, Jl. Patmosusastro No. 12, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya.

Terpilihnya kandang Bonek sebagai tuan rumah, Yan Mulia menegaskan bahwa Surabaya dinilai siap dan mumpuni.

“Siapa yang siap. Kan tidak serta-merta kita tunjuk. Prosesnya cukup panjang. Jawa Timur yang saya anggap mumpuni. Makanya saya memutuskan untuk tuan rumah Jawa Timur,” tegasnya.

Yan Mulia Abidin menambahkan bahwa Linus ini memiliki misi ganda sebagai persiapan menuju kancah internasional.

“Kita berharap Linus ini menjadi ajang persiapan bibit-bibit unggul untuk sepak bola mini ke depan. Namun, sekali lagi, kita di Februari besok, ditunjuk oleh International Mini Federation sebagai tuan rumah Asia Champion kedua,” imbuhnya.

Mengingat ini adalah ajang perdana KSMI, Yan Mulia Abidin menegaskan pentingnya dukungan semua pihak dan sikap realistis terhadap hasil penyelenggaraan.

“Saya berharap, walaupun pertama kali pasti banyak kekurangan. Saya tidak berharap 100 persen, 80 persen itu sudah hebat. Kami di pusat tidak berharap ini 100 persen rapi dan bagus. 80-90 persen jadi pun sudah luar biasa. Kita tidak usah muluk-muluk lah ya, sederhana saja gitu,” terangnya.

Sementara, Ketua KSMI Jawa Timur, Johny Hartono, menyatakan kebanggaannya ditunjuk sebagai tuan rumah perdana Linus. Berharap nantinya ada evaluasi menyeluruh setelah event selesai.

“Merupakan kebanggaan bagi kami Jawa Timur, bisa ditunjuk oleh Pak Ketua Umum Pusat sebagai acara perdana untuk secara nasional. Dan semoga kali ini dapat berjalan luar biasa dan dapat diakui,” kata Johny Hartono.

Menurut Johny Hartono, bahwa mini soccer menjadi jembatan yang menghubungkan futsal dan sepak bola standar.”Mini soccer ini di atasnya futsal, di tengah-tengah ya, di bawahnya soccer biasa. Ini mungkin merupakan jantung daripada sepak bola,” ujar Johny Hartono.

“Teman-teman yang tidak bisa berprestasi di sepak bola secara profesional, mungkin bisa di sepak bola mini. Dari bibit di sepak bola mini, kita bisa masuk ke sepak bola yang profesional. Jadi ini ajang untuk prestasi,” tambahnya.

Secara teknis, mini soccer memiliki perbedaan ukuran lapangan yang signifikan dibandingkan dengan lapangan sepak bola standar. Ukuran lapangan mini soccer adalah 35 x 40 meter, sedangkan lapangan sepak bola standar berukuran 50 x 60 meter.

Dengan popularitas yang terus meningkat, mini soccer diharapkan dapat menjadi wadah bagi bibit-bibit muda potensial untuk mengembangkan kemampuan sepak bola mereka dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi. (R9)

Tags: IMFKomite Sepakbola Mini IndonesiaKONIKSMIMini FootballTurnamen

Related Posts

Serius Garap E-Sport, KONI Kediri Bangun Basis Atlet sejak Piala Pemuda 2025

Serius Garap E-Sport, KONI Kediri Bangun Basis Atlet sejak Piala Pemuda 2025

by Radar Jatim
28 Desember 2025
0

KEDIRI (RadarJatim.id) -- Komite Olahraga...

Bupati Melarang Atletnya Pindah Luar Kota, Pemkab Sidoarjo Akan Dukung Secara Maksimal

Bupati Melarang Atletnya Pindah Luar Kota, Pemkab Sidoarjo Akan Dukung Secara Maksimal

by Radar Jatim
12 Desember 2025
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Bupati Sidoarjo...

Pemkab Sidoarjo Segera Berikan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov Jatim IX 2025

Pemkab Sidoarjo Segera Berikan Bonus Atlet Peraih Medali Porprov Jatim IX 2025

by Radar Jatim
27 Oktober 2025
0

SIDOARJO (RadarJatim.id) -- Pemkab Sidoarjo...

Load More
Next Post
SMP Negeri 1 Jabon Launching 1054 Pentigraf dan 31 Buku Antologi

SMP Negeri 1 Jabon Launching 1054 Pentigraf dan 31 Buku Antologi

Radar Jatim Video Update

Berita Populer

  • Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    Tangis Haru Mewarnai Suasana Penjemputan Siswa SMA Negeri 1 Wonoayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soft Launching KM Dharma Kencana V, Fasilitas Mewah Berkapasitas 1.400 Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Doakan Keluarga Besar SMK Antartika 2 Sidoarjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Semantik Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampus yang Tak Lagi Dihuni Intelek: Mengapa Dosen Mencari Eksistensi Diri di Luar Kampus?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Radar Jatim adalah media online Jatim yang memberikan informasi peristiwa dan berita Jawa Timur dan Surabaya terkini dan terbaru.

Kategori

  • Artikel dan Opini
  • Ekonomi Bisnis
  • Ekosistem Lingkungan
  • Esai/Kolom
  • Feature
  • Finance
  • HAM
  • Hukum dan Kriminal
  • Infrastruktur
  • Kamtibmas
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Lain-lain
  • Layanan Publik
  • Lifestyle
  • Literasi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Ormas
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • pinggiran
  • Politik
  • Religi
  • Sastra/Budaya
  • Sosial
  • Tekno
  • TNI
  • TNI-Polri
  • video
  • Wisata

Kami Juga Hadir Disini

© 2020 radarjatim.id
Susunan Redaksi ∣ Pedoman Media Siber ∣ Karir

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum dan Kriminal
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Tekno
  • Ekonomi Bisnis
  • Artikel dan Opini

© 2020radarjatim.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In