SIDOARJO (Radar Jatim.id) Ramainya jagad digitalisasi diera modernisasi teknologi sekarang ini, membuat IKADI (Ikatan Dai Indonesia) Jawa Timur juga harus menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut, kini mulai menerapkan program dakwah secara digitalisasi.

Kondisi tersebut diungkapkan Ketua Umum Pengurus Pusat IKADI Dr KH Ahmad Kusyairi Suhail MA usai Muswil yang bertemakan ‘Mengokohkan Dakwah Islam Rahmatan Lil A’lamin Dalam Bingkai NKRI’ sekaligus pelantikan Pengurus baru IKADI Jatim 2021-2026, Ketua Umum Dr KH M Baihaqi Lc MA dosen UINSA, Minggu (26/12/2921) di salah satu hotel di Sidoarjo tadi pagi.
Setelah mendapatkan amanah memegang IKADI Jatim menggantikan KH Muhammad Shaleh Drehem Lc, Baihaqi akan memberikan memberikan pelatihan dakwah yang lebih modern, dengan memanfaatkan digitalisasi. Dakwah melalui sosmed, internet, sosmed dan yang lain. “Sekarang sudah diramaikan Gadget, thik thok dan yang laiinnya. Kenapa bukan kita yang meramaikan, diisi dakwah-dakwah yang bermanfaat,” katanya.
Disamping itu kita juga akan membekali anggotanya, para dai-dai muda akan kita beri pelatihan dakwah yang lebih modern, termasuk bagaimana saat khotbah Jumat tidak membuat ngantuk jamaahnya. “Kita harus mewarnai dakwah kita dengan digitalisasi yang tidak membosankan,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat IKADI Ahmad Kusyairi Suhail memberikan apresiasi kepada IKADI Jatim karena program-programnya sangat luar biasa, sangat membumi dan eksistensi juga diakui oleh masyarakat Jawa Timur.
Semoga IKADI Jatim bisa meneruskan program yang lama bisa lebih baik lagi. Meningkatkan kinerja, memperbaiki dan menyongsong kehidupan yang lebih baik lagi. “Salah satu, yang kemarin sudah diadobsi oleh daerah, yaitu dakwah digital, yang jalankan oleh pengurus daerah, wilayah maupun nasional. Dai-dai muda ini bisa memanfaatkan dengan baik,” ujar Ahmad Kusyairi Suhail. (aim)







