Sidoarjo (radarjatim.id) Mantan Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo H. M.Taufiqulbar, M. Si menyerahkan formulir pendaftaran calon kepala daerah ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Sidoarjo, Kamis (26/12/2019).
M.Taufiqulbar mengatakan bahwa dirinya mendaftarkan diri sebagai calon Wakil Bupati Sidoarjo melalui Partai Golkar. karena saat ini Partai Golkar hanya memilik 4 (empat) kursi di DPRD Kabupaten Sidoarjo sehingga untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati masih perlu berkoalisi.
“Kami realistis, Golkar hanya ada 4 kursi (DPRD,red) sehingga perlu koalisi. Makanya saya maju di bakal calon wakil bupati. Dan partai golkar harus klik sama koalisinya,” katanya.
Diungkapkan oleh Taufiqulbar bahwa dirinya memilih mendaftar lewat Partai Golkar karena memiliki sejarah yang panjang dengan partai berlogo pohon beringin itu.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya menjadi politisi karena ada sentuhan dari Partai Golkar, khususnya dari Warih Andono, Ketua DPD Golkar Sidoarjo.
“Tadi saya sudah diberi wejangan yang cukup banyak dalam menghadapi Pilkada ini,” ungkapnya.
Dijelaskan oleh Taufiqulbar bahwa dirinya maju sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup)Sidoarjo pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 nanti, karena ingin membawa Kabupaten Sidoarjo bisa bersaing dengan Surabaya.
“Saya punya mimpi Sidoarjo ini mampu bersaing dengan Surabaya. Kalua tidak bisa menyalip, minimal sama dengan Surabaya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo Warih Andono menuturkan bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdikan dirinya bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo.
Namun para calon harus mengikuti tahapan-tahapan yang sudah ditentukan oleh Partai Golkar, yaitu tahapan pertama harus mengikuti tes, kedua penyampaian visi misi dan ketiga ialah mengusulkan pasangan calon beserta koalisi.
“Setiap calon harus mengikuti tiga tahapan tersebut, kemudian nanti kami akan tentukan pasangan calon yang akan dimintakan rekom ke DPP Partai Golkar,” tuturnya.
Menurut Warih Andono bahwa pada awal bulan Januari 2020 sudah akan ditentukan koalisinya, baik dengan partai politik lainnya maupun pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Cawabupnya. (mams)





