SIDOARJO (RadarJatim.id) – Momen peringatan Isra Mikraj 1447 H di SMA Negeri 3 Sidoarjo akan meningkatkan ibadah para siswa-siswinya, terutama mengerjakan ibadah shalat wajib. Karena ibadah shalat bisa mencegah perbuatan keji dan munkar.
Peringatan Isroj Mi’roj di SMA Negeri 3 Sidoarjo bertemakan ‘Mikraj Mengerjakan Shalat, dan Shalat Meningkatkan Martabat’ yang telah diselenggarakan pada (15/1/2026) pagi, dengan menghadirkan penceramah KH Abdul Wafi Ali, M.Pd.I dari Sidoarjo.
Kepala SMA Negeri 3 Sidoarjo Wiwik Tri Ernawati, S.Sos dalam sambutan pembukaan memberikan arahan kepada peserta didiknya agar tausiahnya nanti bisa diikuti dan dicermati dengan sebaik-baiknya.
“Karena peringatan Israj Mikraj ini bukan sekedar mengingat perjalanan sejarah yang kita peringati setiap tahunnya. Namun peristiwanya adalah menjadi simbol puncak spiritualitas dan intelektualitas,” terangnya.
Lanjutnya, bagi para peserta didik kami, ada dua hikmah besar yang ingin ditekankan, yakni kedisiplinan dan perintah sholat, karena inti dari Isra Milraj adalah perintah sholat lima waktu dan sholat adalah latihan kedisiplinan.
“Termasuk juga dalam keseimbangan ilmu dan adab. Hal ini mengajarkan setinggi apapun pendidikan dan kecerdasan harus dibarengi dengan kecerdasan spiritual yang baik. Pintar saja tidak cukup jika tidak beradab,” tegas Bu Wiwik_sapaan akrabnya.
Waka Bidang Kesiswaan, Bambang Wahyudi, M.Pd juga menambahkan kalau peringatan Israj Mikraj ini dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan religi. Melalui perintah sholat akan menumbuhkan karakter semua siswa. “Sholat mencegah perbuatan yang keji dan mungkar,” tambahnya.
Ia terangkan, ketika ada perilaku siswa yang menyimpang, maka bisa kita lihat bagaimana sholat yang dilakukan siswa tersebut. “Kita memberi himbauan untuk di sekolah agar melaksanakan sholat dhuhur, ashar tepat waktu. Termasuk juga ada sholat dhuha yang rutin dikerjakan,” jelas Pak Bambang_sapaan sehari-harinya.

Selain itu, agar di rumah juga dapat melaksanakan sholat dengan baik dan tepat waktu. Jadi tidak hanya ketika berada di sekolah, di rumah harus lebih rajin lagi. “Semoga kegiatan Isra Mikraj yang sederhana ini dapat meningkatkan Imtaq para siswa semuanya,” doa Pak Bambang.
Kegiatan ini dilakukan oleh keluarga besar SMA Negeri 3 Sidoarjo bagi yang beragama Islam, sedangkan siswa yang non muslim mereka juga ada kegiatan tersendiri sesuai dengan agaman masing-masing. “Kami sediakan di ruang lab, ruang perpustakaan dan di ruang meeting,” pungkasnya.(mad)







