SIDOARJO (Radarjatim.id) — ‘Tunik Semarak’ merupakan akronim dari ‘Cerita Unik Sekolah Ramah Bermakna’ yang terbentuk dalam sebuah buku antologi.
Merupakan hasil kemasan sebagai produk inovasi selama MPLS Ramah SMK Negeri 2 Buduran yang dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli hingga 18 Juli 2025.
Menurut Kepala SMK Negeri 2 Buduran, Dra. Mariya Ernawati, MM kalau aksi ini merupakan tindak lanjut dari program Kemendikdasmen, terkait memasukkan program kegiatan MPLS Ramah dengan peningkatan literasi numerasi.
“Sehingga berbagai kegiatan sangat bervariasi yang sudah terlaksana selama lima hari, dan pra MPLS Ramah tertulis dalam antologi tersebut,” jelasnya.

Lanjutnya, antara lain penanaman karakter kedisiplinan dan baris-berbaris dengan menghadirkan pelatih dari tim Koramil.
Termasuk juga tentang wawasan Wiyata Mandala, anti bullying, anti pinjol/judol, SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana), wawasan kehumasan, penampilan minat bakat, penerapan 7 KAIH, sholat berjamaah serta senam SAIH.
“Dalam kegiatan MPLS Ramah Bermakna ini juga ada school tour/pengenalan lingkungan sekolah, ada business centre, lab jurusan, studio,ruang sumber, studio musik, green house, ruang BKK, ruang BK, technopark, koperasi dan perpustakaan,” terang Bu Maria_sapaan akrabnya.
Di hari terakhir MPLS Ramah dipilih 3 peserta terbaik yang mendapat apresiasi dari sekolah, bertujuan untuk memotivasi semua, agar dalam melangkah belajar di sekolah lebih baik lagi.
“Selain itu, tidak ketinggalan juga band guru serta penyanyi dari bapak ibu guru yang semangat membersamai penampilan siswa baru saat unjuk kebolehannya,” katanya.
Bu Mariya Ernawati berharap melalui MPLS Ramah Bermakna ini akan mewujudkan generasi hebat yang unggul mumpuni berkarakter, selalu berusaha dan berdoa, mohon doa restu orang tua. “Semoga semua bisa meraih mimpi terbaiknya terwujud nyata,” doanya.

Beberapa perwakilan orang tua wali murid mengaku merasa senang, dan bersyukur putra-putrinya kembali bersekolah di tempat baru dengan teman dan guru, serta semuanya serba baru.
“Semoga cepat beradaptasi dan tidak ragu lagi dalam melangkah ke jenjang selanjutnya,” ungkapnya.(mad)







