KEDIRI (RadarJatim.id) – Polres Kediri menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 sebagai upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Operasi tersebut diawali dengan apel gelar pasukan di Lapangan Indoor Mapolres Kediri, Selasa (2/2/2026).
Apel gelar pasukan dipimpin Wakapolres Kediri, Kompol Hari Kurniawan, dan diikuti sekitar 150 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 94 personel diterjunkan secara resmi dan didukung unsur gabungan lintas instansi untuk melakukan kegiatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum di wilayah hukum Polres Kediri.
Wakapolres Kediri, Kompol Hari Kurniawan mengatakan, operasi ini difokuskan pada pencegahan pelanggaran lalu lintas berisiko tinggi yang selama ini menjadi penyebab utama kecelakaan di jalan raya.
“Pelanggaran seperti penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, kendaraan yang tidak laik jalan, truk yang dimodifikasi tidak sesuai standar pabrikan, hingga pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm merupakan faktor dominan penyebab kecelakaan. Ini menjadi prioritas penindakan kami,” ucap Hari Kurniawan.
Selain itu, kepolisian juga menargetkan penertiban kendaraan pribadi yang menggunakan sirine, rotator, dan strobo tanpa izin, kendaraan pribadi yang disalahgunakan sebagai angkutan travel. Bahkan ada juga kendaraan angkutan barang yang mengangkut penumpang, serta penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan.
Menurut Hari, pelaksanaan operasi tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi dan pembinaan kepada masyarakat.
“Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, namun tetap tegas terhadap setiap pelanggaran yang membahayakan keselamatan publik. Tujuannya bukan sekadar penindakan, tetapi membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas,” katanya.
Dalam pelaksanaan operasi ini, Polres Kediri juga melakukan pengaturan dan penjagaan lalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan, kawasan wisata, serta ruas jalan yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan menjelang Idul Fitri.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Kediri berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, sekaligus menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif di Kabupaten Kediri. (rul)







