SIDOARJO (RadarJatim.id) – Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i menegaskan pentingnya keselamatan sebagai fondasi utama seluruh aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pesan itu disampaikan saat ia bersama Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memantau kondisi arus pergerakan masyarakat di Jatim menggunakan helikopter, dari Base Ops Lanudal Juanda, Sidoarjo.
Mohammad Syafi’i menyoroti potensi cuaca ekstrem yang masih membayangi periode libur panjang. Ia meminta masyarakat, termasuk warga Sidoarjo, untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum bepergian maupun beraktivitas.
“Terkait dengan warning, kita mengharapkan masyarakat yang akan bepergian atau berkegiatan untuk selalu update kondisi cuaca. BMKG sudah merilis informasi setiap dua jam sekali,” tegas Mohammad Syafi’i, Selasa (30/12) di Base Ops Lanudal Juanda, Sidoarjo.
Ia menekankan, kesiapan tidak hanya soal perencanaan perjalanan, tetapi juga kesiapan pribadi dan sarana prasarana yang digunakan. Baik untuk wisata, kegiatan keluarga, hingga arus mudik yang mulai meningkat menjelang pergantian tahun.
“Diharapkan masyarakat bisa update bagaimana kondisi, sehingga pada saat mau bepergian, mau berkegiatan, entah itu ke tempat rekreasi ataupun mendekati arus mudik, harus benar-benar siap. Baik secara pribadi dan juga sarana-prasarana yang digunakan,” ujarnya.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi dasar dari seluruh kegiatan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah perjalanan atau kegiatan keluarga sangat ditentukan oleh aspek keselamatan.
“Pesan kita agar keselamatan ini menjadi dasar dari semua kegiatan. Keselamatan memang tidak menjamin suksesnya kegiatan, tapi tanpa jaminan keselamatan tentunya ini akan mengganggu bagaimana keberhasilan dari misi keluarga itu,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap momentum libur bersama Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman dan lancar tanpa kejadian yang tidak diinginkan. Mengingat libur Nataru merupakan hak seluruh warga negara. (RJ/Red)







