KEDIRI (RadarJatim.id) – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Krisna Pare di bawah naungan Yayasan Krisna, bekerja sama dengan DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri menggelar seminar dan pelatihan kader perempuan di Kantor DPD Golkar Kabupaten Kediri, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran perempuan melalui peningkatan keterampilan praktis di bidang kuliner. Pelatihan tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku UMKM dari kalangan perempuan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan pengolahan bandeng presto dan kentang mustofa yang memiliki nilai ekonomi. Materi disampaikan oleh Lusiawati, chef dari Yayasan Krisna, yang telah menekuni usaha kuliner selama puluhan tahun.
Saat ditemui, Rabu (11/2/2026), Lusiawati menjelaskan, bahwa resep yang dibagikan merupakan resep turun-temurun dari keluarga yang terus dijaga keaslian rasa dan kualitasnya.
“Resep ini saya dapat dari orang tua dan mertua. Selain soal rasa, yang penting adalah konsistensi dan kemauan untuk terus belajar agar usaha bisa bertahan,” kata Lusiawati.
Produk olahan tersebut kini dikenal dengan merek Bandeng’e Bu Lusi, yang telah dirintis sejak tahun 2000. Usaha ini menjadi contoh pengembangan keterampilan rumah tangga menjadi produk UMKM yang memiliki identitas dan pasar tersendiri.
Ketua Yayasan LKP Krisna, Anang Sigianto, mengatakan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi yayasan dalam meningkatkan kapasitas perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi.
“Melalui pelatihan seperti ini, kami ingin perempuan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga kepercayaan diri untuk memulai usaha. Ini sejalan dengan upaya penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Anang.
Ia menambahkan, sinergi dengan DPD Golkar Kabupaten Kediri diharapkan dapat memperluas dampak program pelatihan dan menjangkau lebih banyak perempuan di wilayah Kabupaten Kediri. (rul)







