SIDOARJO (RadarJatim.id) — Peringatan Bulan Bahasa di SMA Negeri 1 Porong benar-benar dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan, kesatuan dan meningkatkan kreativitas bagi siswanya.
Kegiatan yang bertajuk Adiwara 2025 juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat berbahasa serta memperkuat rasa cinta pada bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa internasional.
Disaming itu juga menjadi ajang penampilan memukau para siswa, mulai dari Ekstrakurikuler Tari yang menampilkan Tari Lenggang Nyai, bernyanyi serta tempilan keahlian olahraga.
Prosesi pembukaan terlebih dahulu dilakukan Kepala SMA Negeri 1 Porong, Ulin Yudhawati, S.Pd M.Pd dan dilaksanakan selama dua hari, tepatnya pada tanggal 12-13 November 2025.
Ulin Yudhawati sangat berharap kepada para peserta didiknya agar kegiatan Bulan Bahasa Adiwara ini bisa menjadi sarana untuk memperkuat persatuan, dan kreativitas siswa dalam berkarya.
“Sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap bahasa dan budaya bangsa Indonesia,” harapnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk terus menggunakan bahasa dengan baik dan benar, baik di dalam pergaulan maupun dalam berkarya.
Suasananya semakin khidmat ketika para siswa Paduan Suara menyanyikan lagu Indonesia Raya dan juga lagu daerah “Yamko Rambe Yamko” secara bersamaan.
Ketua Pelaksana M. Raihan Risky P menyampaikan kalau tema Bulan Bahasa Adiwara 2025 ini diangkat dari filosofi pahlawan yang memperjuangkan bahasa Nusantara.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini mengambil tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Jawa sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Ketua OSIS Angel Putri Prawono juga mengingat kembali semangat Sumpah Pemuda, ketika para pemuda berikrar untuk menjunjung tinggi bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia.
Apun kegiatan hari pertama, terdapat tiga lomba yang dilaksanakan setelah Opening Ceremony, yakni Lomba Debat Bahasa Indonesia, Lomba Visualisasi Geguritan, dan Lomba English Speech.
Lomba Debat Bahasa Indonesia berlangsung seru sekaligus menegangkan. Para peserta tampil dengan percaya diri dan tetap mempertahankan argumen mereka masing-masing.

Untuk Lomba Visualisasi Geguritan peserta tampil membaca puisi bahasa Jawa dengan tema pahlawan Indonesia. Dan Lomba English Speech tema Sumpah Pemuda.
Para peserta menyampaikan pidato bahasa Inggris dengan fasih dan percaya diri, mereka semangat menunjukkan kemampuan berbahasa Inggrisnya yang memukau.
Melalui kegiatan seperti ini, SMA Negeri 1 Porong tidak hanya merayakan bahasa sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai wujud identitas dan kebanggaan bangsa, serta memupuk cinta bahasa yang terus hidup di hati generasi muda.(mad)







