SIDOARJO (radarjatim.id) – Bandar Udara Internasional Juanda memastikan kesigapan dan keandalan tim penyelamat miliknya, Airport Rescue And Fire Fighting (ARFF) dalam menangani setiap insiden dan ancaman. Hal itu terbukti lewat unjuk gigi mereka dalam tantangan ARFF Challenge, Rabu (30/9/2020) di area Bandara Juanda.
PTS. General Manager Bandar Udara Internasional Juanda MMA, Indah Preastuty, menjelaskan, kecepatan dan ketepatan penanganan pertolongan kecelakaan pesawat udara menjadi aspek penting. Kegiatan ARFF Challenge sebagai cambuk para personel agar tetap dalam performa terbaik mereka dalam menangani insiden darurat. Personel dituntut bertindak layaknya kejadian nyata.
“Kegiatan ini diselenggarakan rutin setiap tahun untuk menguji ketangkasan, keterampilan serta stamina para petugas pemadam kebakaran bandara yang harus selalu siap dan siaga dalam menangani krisis yang terjadi di wilayah Bandar Udara Internasional Juanda,” ujar Indah.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung ARFF Bandar Udara Internasional Juanda ini diikuti oleh 4 (empat) tim yang harus bersaing menjadi yang terbaik untuk melewati bermacam tugas serta rintangan. Dimulai dengan lari memutari gedung ARFF, rintangan ban, pemakaian APD, angkat dan gelar selang, tali simpul, serta pemadaman api menggunakan kain.
“Kemudian dilanjutkan dengan penerapan basic life support atau bantuan hidup dasar, kekuatan fisik, penggunaan alat dan panjat tali. Selain itu para peserta juga diuji kemampuan pengetahuannya terkait aturan dan keilmuan bidang ARFF melalui kuis serta presentasi kelompok,” urai Indah.
Indah menambahkan, personil dituntut agar mampu menerjemahkan setiap Standar Operasional Prosedur (SOP) pada tiap tindakan saat melakukan operasi pertolongan kecelakaan pesawat udara.
“Disinilah para personel ARFF diuji untuk menguasai medan dan profesi yang mereka jalankan. Karena diperlukan kecepatan serta kerjasama agar penanganan masalah bisa dikerjakan secara efektif di seluruh medan dan situasi,” jelasnya.
Kegiatan ARFF Challenge pun tetap dijalankan dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19. Para personil telah dipastikan dalam kondisi kesehatan yang prima dan daya imun kuat.
“Sebelum kegiatan, seluruh personil ARFF Challenge telah dilakukan rapid test untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG dan keseluruhannya dengan hasil non reaktif,” ungkap Indah.
Indah menambahkan bahwa meskipun saat ini jumlah trafik penerbangan belum kembali pulih, namun personel ARFF tetap bekerja normal dengan memenuhi aturan protokol kesehatan.
“Semoga pelatihan ini mendongkrak kemampuan soft skill dan hard skill personel ARFF semakin meningkat. Sehingga Bandar Udara Internasional memiliki personel ARFF dan fasilitas yang handal serta juga cakap. Saya mengapresiasi seluruh personel ARFF yang tetap memberikan pelayanan terbaik meski di tengah pandemi,” pungkas Indah. (Phaksy/Red)







