SURABAYA (RadarJatim.id) Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai duet yang menarik banyak dukungan dari warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur. Hal ini disebabkan dukungan kiai dan ulama yang cenderung lebih banyak mengarah kepada Prabowo dan Gibran.
Pengamat Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Jawa Timur, Singgih Manggalou mengatakan Menteri Pertahanan tersebut memiliki kedekatan yang sangat baik terhadap para ulama. Sosok seperti Habib Luthfi bin Yahya hingga KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) merupakan dua di antara kiai yang dekat dengan Prabowo.
“Kehadiran tokoh-tokoh Islam seperti Gus Miftah dan Habib Luthfi saya kira bisa membantu pasangan ini (Prabowo-Gibran) menarik dukungan dari Pemilih NU,” kata Singgih, dalam keterangannya Selasa (26/12).
Menurutnya, dukungan dari tokoh Islam seperti itu sangat berpengaruh terhadap kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Keduanya diyakini mampu memenangkan pertarungan dengan adanya dukungan dari para kiai dan ulama.
Singgih juga menilai, hubungan baik antara Prabowo-Gibran dengan para kiai juga terlihat cukup terjaga. Terbukti dalam struktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran banyak diisi oleh para kiai, seperti KH Nusron Wahid, Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubai, Kiai Misbah, hingga KH Asep Saifudin Chalim.
Dukungan tersebut menurut Singgih mampu memperkuat dukungan masyarakat terhadap Prabowo-Gibran. Terbukti dalam hasil jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 3-5 Desember 2023, Prabowo-Gibran mendapat dukungan sebesar 48,7 persen dari kalangan pemilih NU.
Sedangkan pasangan lain, seperti Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapat dukungan sebesar 22,4 persen. Kemudian disusul dengan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang mendapat dukungan hanya 22,3 persen.
“Menjalin hubungan baik, memang dari survei terakhir yang saya baca Prabowo cukup naik tuh signifikan,” pungkas Singgih. (RJ/RED)







