MOJOKERTO (RadarJatim.id) Presiden RI, Prabowo Subianto memilih hewan kurban dari peternak Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memastikan seluruh hewan kurban di Jawa Timur dalam kondisi sehat dan bebas penyakit.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat, termasuk vaksinasi terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD). Khofifah menyampaikan seluruh proses pengawasan dilakukan secara berkala oleh dokter hewan dan paramedis untuk menjamin keamanan dan kelayakan hewan kurban.
“Insya Allah semua dalam keadaan sehat, bebas dari PMK dan LSD. Kita bisa menyaksikan ada sapi simmental berat di atas 1,1 ton ini oleh Pak Presiden Prabowo akan dikirim ke masjid sekitar,” ujar Khofifah saat meninjau kandang sapi milik peternak lokal di Mojokerto.
Dia menyoroti pentingnya memperlakukan hewan ternak dengan baik sebagai bagian dari prinsip kesejahteraan hewan. Dia menekankan bahwa kebersahajaan dalam merawat hewan ternak merupakan nilai penting dalam penyediaan hewan kurban.
“Jadi ini bagian dari bagaimana kita memberikan kebersahajaan kepada hewan-hewan ternak, termasuk sapi,” tambahnya.
Dia pun mengapresiasi pola budidaya sapi yang dilakukan oleh peternak setempat, yang dianggap sangat memperhatikan prinsip animal welfare. Ia menilai pendekatan yang dilakukan sangat ramah dan menempatkan kesejahteraan hewan sebagai prioritas.
“Kalau kita bicara animal welfare, maka Mas Faisal ini melakukannya dengan pola yang sangat friendly yang dibudidayakan di Aini,” ujar Khofifah memberi contoh.
Lebih lanjut dia menyebut ketersediaan sapi kurban di Jawa Timur mencukupi, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga untuk wilayah lain di Indonesia. Vaksinasi terhadap PMK dan LSD dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin keamanan hewan sebelum distribusi.
“Prinsipnya, bahwa insya Allah Jatim menyiapkan sapi yang sehat. Pemeriksaan dokter hewan maupun paramedisnya juga disiapkan secara kontinu,” tegasnya. (RJ1/RED)







